Jumat, 8 Mei 2026, pukul : 11:50 WIB
Surabaya
--°C

Taksi Darurat, Sukarelawan Pembantu Penyelesaian Pandemi

KOTA HCM-KEMPALAN: Vietnam News menceritakan tentang bagaimana seorang mahasiswa semester tiga dari University of Medicine Pham Ngoc Thach bernama Le Tan Sang membawa tangki oksigen dan alat kesehatan dengan memakai alat pelindung diri.

Ia mengirimkan peralatan itu kepada seorang pasien dari Kota HCM di Distrik 4. Pengiriman ini ia lakukan usai ditelepon seorang pasien yang berada di salah satu jalan kota tersebut. Sang bersama kawan-kawannya tergabung dalam sukarelawan taksi darurat yang khusus mengantar pasien yang tertular virus corona semenjal 28 Juli 2021.

Mahasiswa yang merupakan kepala dari kelompok relawan tersebut mengatakan pada awalnya timnya hanya memiliki empat orang, lalu sepuluh orang dari universitas yang sama ikut bergabung semenjak 5 Agustus 2021, dan tiga orang lainnya dari universitas lain pada 11 Agustus 2021. Menurutnya, semua orang dalam kelompoknya memiliki satu tujuan saja, “mencari cara paling cepat untuk menyelamatkan pasien Covid-19 dari keadaan kritis.

Berkenaan dengan tantangan dalam kerja sukarelanya, ia menyebutkan terkadang dirinya bingung mau mengantar pasien ke rumah sakit mana, karena seringkali fasilitas kesehatan sudah penuh sementara banyak orang yang membutuhkan bantuan. Ketakutan terbesarnya adalah ketika ia mengantar pasien lalu pihak rumah sakit mengabarkan bahwa mereka kehabisan oksigen.

Departemen kesehatan sering dimintai bantuan apabila rumah sakit menolak karena sudah penuh. Kesusahan lainnya adalah distrik tempatnya dipenuhi dengan gang-gang sempit yang membutuhkan waktu lama untuk mengeluarkan pasien dari perkampungannya. Namun ia menyatakan bahwa rasa capeknya hilang ketika dirinya berhasil menyelamatkan pasien.

Salah satu cerita yang ia sampaikan pada kantor berita itu ialah ketika ia menemukan seorang pasien terdiam dan tak bergerak. Orang tersebut meninggal dan itu adalah pertama kali Sang melihat seorang pasien meninggal di rumah.

Namun kinerja taksi darurat ini diapresiasi oleh Vo Hoang Nhan, perwakilan departemen kesehatan kota itu yang menyatakan keberadaan taksi darurat menunjukkan hasil yang positif. Bahkan sudah ada 65 taksi yang beroperasi dengan model semacam itu selama 24/7 di setiap distrik. Adapun rencananya akan dibuat armada taksi berisikan 200 taksi pada akhir bulan Agustus ini. (VNN, reza hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.