Kota Surabaya

Saksi Sejarah Museum HOS Tjokroaminoto di Kampung Peneleh Gang 7 Surabaya

  • Whatsapp
Rumah tampak depan

Surabaya-Kempalan: Kampung Peneleh Gang 7 nomor 29-31 Surabaya merupakan museum HOS Tjokroaminoto. Bangunan rumah berpagar hijau ini sejak 1921 menjadi saksi bisu tempat berkumpulnya aktivis pejuang kemerdekaan Indonesia. Lalu rumah ini direnovasi 1996, kemudian pada 2006 menjadi cagar budaya dan 27 November 2017 sebagai museum oleh Tri Rismaharini, mantan Wali Kota Surabaya 2010-2020.

Dokumen sejarah di ruang tamu

Tokoh yang pernah tinggal di sini mantan aktivis kemerdekaan Indonesia, yaitu mantan Presiden Soekarno,  Alimin, Kartosuwiryo, Semaun dan lainnya.  Bangunan dua lantai ada 10 kamar. Di lantai satu ada tujuh kamar terdiri dari sisi kanan ruang tidur Tjokroaminoto, ruang tamu untuk diskusi.

Di sisi kiri koleksi foto dokumentasi aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia. Kemudian di lantai dua terdapat tiga kamar salah satunya ruang tidur Soekarno mantan presiden pertama Indonesia yang memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.

Ruang tidur Tjokroaminoto

Saat ini keturunan mendiang Tjokroaminoto anak pertama bernama Siti Oetari, anak kedua Utaryo Tjokroaminoto, anak ketiga Harsono Tjokroaminoto, anak keempat Siti Islamiah, dan anak kelima Suyud Ahmad. Adapun anak Siti Oetari Hariomo Sigit mantan rektor ITS. Maya Estianti adalah cicit Siti Oetati.

“Pengunjung selama pandemi ada pembatasan satu sesi delapan orang dengan durasi satu jam kebanyakan pelajar  dari sekolah dasar hingga mahasiswa. Rumah bersejarah ini baru dibuka untuk umum dua minggu lalu dengan menerapkan protokol kesehatan. Sebelum masuk wajib mencuci tangan lalu test suhu tubuh dan memakai masker saat di dalam rumah,” kata Achmad Syaifuna Arief, penjaga museum. (acong sunardi)

Berita Terkait