Rabu, 1 Juli 2026, pukul : 12:12 WIB
Surabaya
--°C

Mimpi Besar Atlet Muda di Kejurda Finswimming Jatim 2026

LUMAJANG-KEMPALAN: Tirai Kejuaraan Daerah (Kejurda) Finswimming Jawa Timur 2026 di Kolam Renang Veteran Lumajang resmi ditutup pada Minggu (10/5/2026). Namun, bagi 654 atlet muda yang berlaga, ini bukanlah akhir, melainkan garis start bagi mimpi yang lebih besar.Selama tiga hari kompetisi, kolam legendaris di Lumajang ini menjadi saksi bisu perjuangan fisik dan mental. Sebanyak 144 nomor pertandingan—mulai dari surface, bifin, estafet, hingga nomor paling bergengsi, apnea—menyuguhkan persaingan sengit. Di nomor apnea, suasana sempat mencekam saat penonton turut menahan napas menyaksikan para atlet meluncur membelah air tanpa mengambil oksigen hingga garis finis.”Di situ bukan hanya fisik yang diuji, tetapi juga mental, fokus, dan keberanian,” ujar Ketua Umum POSSI Jawa Timur, Mirza Muttaqien.

Dominasi Kota Pahlawan dan Meratanya Kekuatan Daerah

BACA JUGA  Atasi Genangan Karang Menjangan, Proyek Drainase Moestopo Dikebut

Kota Surabaya kembali mengukuhkan posisinya sebagai kiblat finswimming di Jawa Timur. Kontingen Kota Pahlawan sukses menyabet gelar Juara Umum dengan koleksi 34 emas, 40 perak, dan 33 perunggu. Meski tak tertandingi, peta kekuatan kini mulai bergeser ke daerah.Kota Kediri membuntuti di posisi kedua (21 emas), disusul Kabupaten Pasuruan (12 emas). Sementara Kabupaten Malang dan Kabupaten Nganjuk melengkapi jajaran lima besar, membuktikan bahwa pembinaan atlet selam di Jawa Timur kini semakin merata dan tidak lagi didominasi oleh kota-kota besar saja.

Lebih dari Sekadar Medali

Di balik papan skor, Kejurda kali ini kental dengan suasana emosional. Pelukan pelatih di pinggir kolam, dukungan penuh orang tua di tribun, hingga air mata atlet muda yang baru pertama kali mencicipi atmosfer level provinsi menjadi potret nyata betapa berartinya panggung ini.“Tidak semua pulang membawa medali, tapi semua pulang membawa cerita,” tambah Mirza. Ia menegaskan bahwa Kejurda adalah instrumen vital dalam pembinaan jangka panjang agar atlet daerah memiliki panggung setara untuk bermimpi hingga ke level internasional.Selain prestasi, gelaran ini juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi Kabupaten Lumajang. Hotel, penginapan, dan geliat UMKM di sekitar venue meningkat drastis seiring hadirnya ratusan ofisial dan keluarga atlet.Saat air kolam Veteran kembali tenang, satu hal yang pasti: nama-nama yang hari ini berjuang di level daerah, sedang bersiap untuk mengibarkan Merah Putih di masa depan. Dari Lumajang, mimpi itu baru saja mulai berenang lebih jauh.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

BACA JUGA  Respon Aduan Warga, Polsek Tarik Cek Dugaan Sabung Ayam di Klantingsari
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.