LONDON-KEMPALAN: Para Pemain Inggris berencana untuk bergabung dengan Norwegia dan Jerman dan mengambil sikap menentang pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Qatar menjelang Piala Dunia 2022.
Kapten Three Lions, Harry Kane berencana akan memulai percakapan di antara para pemain Inggris untuk merumuskan tanggapan atas jumlah kematian yang mengejutkan di antara para pekerja migran yang membantu pembangunan stadion di Qatar dalam rangka persiapan turnamen piala dunia tahun depan.
Qatar telah banyak mendapat kecaman karena telah dilaporkan lebih dari 6.500 pekerja tewas di lokasi stadion ditambah lagi dengan kasus jumlah gaji kecil dan buruknya kondisi hidup yang disediakan bagi para pekerja konstruksi.
Menyusul para pemain Norwegia dan Jerman mengenakan kaus protes sebelum pertandingan kualifikasi Piala Dunia pekan lalu, Kane mengatakan bahwa dia sedang merencanakan untuk melakukan percakapan di antara para pemain Inggris untuk membuat aksi tanggapan terhadap krisis tersebut.
Kane berkata bahwa “Saya pikir itu adalah percakapan yang pertama dan terpenting yang perlu kami lakukan di antara para pemain, manajer, dan staf.”
“Belum ada yang dikatakan tetapi kami telah melihat tim melakukan sesuatu dan saya pikir itu akan menjadi percakapan yang bagus untuk dilakukan di antara para pemain. Dan dari sana saya yakin akan ada hasilnya.” kata penyerang tottenham itu
“Kami memiliki hubungan yang baik dengan FA dan saya tidak bisa melihat ada yang menentangnya.” tambah Kane
“Saya pikir penting untuk memiliki sudut pandang semua orang dan semua orang di ruangan membahas apa yang mereka rasakan dan apa yang ingin mereka lakukan. Dengan begitu kita dapat membuat keputusan sebagai kelompok” tutup kapten timnas Inggris itu
Belum jelas apakah Inggris akan merumuskan tanggapan mereka pada pertandingan melawan Albania atau di Wembley pada hari Rabu melawan Polandia.
Seorang juru bicara FA mengatakan bahwa “Kami secara teratur melakukan kontak dengan Amnesty Internasional yang terus menginformasikan perkembangannya, dan juga dengan FIFA dan Commonwealth & Development Office. Kami bekerja sama dengan semua pihak untuk memastikan bahwa partisipasi kami di Piala Dunia FIFA mendatang dilakukan secara bertanggung jawab.”
(Mirror UK, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi