Selasa, 19 Mei 2026, pukul : 20:16 WIB
Surabaya
--°C

DLU Dorong Pemerataan Distribusi Komoditas Nasional

Makassar — PT Dharma Lautan Utama (DLU) terus memperkuat perannya dalam memperlancar arus logistik nasional. Tidak hanya berfokus pada layanan transportasi penumpang, perusahaan pelayaran ini kini semakin aktif menggandeng pemerintah daerah untuk mengoptimalkan distribusi produk unggulan antarwilayah.

Direktur Utama DLU, Erwin H. Pujono, menegaskan bahwa kerja sama dengan pemda menjadi strategi penting untuk menumbuhkan perdagangan komoditas nasional.

Melalui armada kapal yang melayani berbagai rute, seperti Batulicin, Balikpapan, hingga Pulau Jawa, DLU siap mendukung pengiriman beras, telur, ternak, dan buah-buahan dari berbagai daerah.

“Inilah bentuk kontribusi kami terhadap pemerataan ekonomi nasional. Armada kami siap membantu distribusi komoditas unggulan agar menjangkau pasar lebih luas,” ujar Erwin, Selasa (11/11).

Kolaborasi tersebut mendapat sambutan positif dari Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, yang menilai DLU telah berperan penting dalam memperlancar pengiriman hasil pertanian Sidrap ke Kalimantan.

“Kami akan memperluas kerja sama ini agar komoditas daerah semakin kompetitif,” katanya.

Selain sektor logistik, DLU juga berupaya memajukan pariwisata maritim dengan memperkenalkan potensi wisata daerah melalui promosi di kapal dan kerja sama UMKM lokal. Upaya ini diharapkan menjadi bagian dari pembangunan ekonomi maritim berkelanjutan.

IPPAT Jatim Berperan Aktif Membantu BPN Menuntaskan Target 5,2 Juta Bidang Tanah di Jatim Terpasang Patok

SURABAYA-KEMPALAN: Program Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas) 2025 dimulai secara serentak di Jatim mulai Senin (10/11). Program tersebut merupakan program dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Ketua Pengwil Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Jatim Mamiek Jatmiko yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan, jajaran sudah siap mendukung suksesnya Gemapatas. Terutama untuk mensukseskan target 5,2 juta bidang tanah yang belum diberi patok patas di Jatim.

Ketua Pengwil Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Jatim Mamiek Jatmiko. (Foto: Istimewa)
Ketua Pengwil Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Jatim Mamiek Jatmiko. (Foto: Istimewa)

Mamiek menyebutkan beberapa langkah nyata yang dilakukan IPPAT Jatim. ’’Kami aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pemasangan tanda batas, baik melalui kegiatan penyuluhan, webinar, maupun dialog bersama pemangku kepentingan di daerah,’’ sebut Mamiek.

BACA JUGA: INI-IPPAT Jatim Menyolidkan Anggotanya dengan Pertandingan Olahraga dalam INI-IPPAT Vaganza

IPPAT Jatim pun melakukan sinergi dengan Kanwil dan kantor pertanahan. Terutama dalam melakukan pendampingan dengan BPN dalam pelaksanaan gerakan serentak.

Selain itu, juga membantu komunikasi kepada publik agar pesan program tersebut dapat tersampaikan secara luas ke masyarakat. Dengan wewenangnya, peran penting PPAT untuk memastikan setiap transaksi dan penatasan batas bidang dilakukan dengan dasar hukum yang tepat.

IPPAT Jatim, lanjut Mamiek, mendorong anggotanya aktif memberi pendampingan teknis kepada masyarakat. ’’Kami mengajak seluruh anggota untuk menjadi agen perubahan. Bukan hanya penegak hukum pertanahan, tetapi juga penggerak kesadaran hukum masyarakat di bidang agraria,’’ tegasnya.

Ketua Kanwil BPN Jatim Asep Heri (tengah) dan pihak-pihak terkait dalam pencanangan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas) 2025 di Kantor Desa Mojo Tengah, Menganti, Gresik, Senin (11/11). (Foto: Istimewa)
Ketua Kanwil BPN Jatim Asep Heri (tengah) dan pihak-pihak terkait dalam pencanangan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas) 2025 di Kantor Desa Mojo Tengah, Menganti, Gresik, Senin (11/11). (Foto: Istimewa)

Dalam pernyataannya, Kepala Kanwil ATR-BPN Asep Heri menuturkan, agenda tersebut sejatinya sebagai “curi start”. Sebab, awalnya program ini baru dimulai Januari 2026. Dia ingin target 5,2 juta bidang tanah tersebut dituntaskan pada 2028 mendatang.

Hingga Juni 2026, dia akan menargetkan 513.900 bidang tanah akan diberi patok batas. Lalu, Juli 2026 hingga akhir tahun, BPN Jatim menargetkan 500 ribu bidang tanah lagi. ’’Sehingga, sepanjang tahun 2026 nanti akan ada sejuta lebih bidang tanah yang sudah dipasang patok batas,’’ tegas Asep. (YMP)

Sukses Kali Pertama Gelar Turnamen Golf 36 Hole, Begini Respons Peserta MGM JOTOSEN 2025

SURABAYA-KEMPALAN: Turnamen golf dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-65 dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sudah digelar pada Sabtu lalu (8/11).

Bertajuk Marathon Golf Mania (MGM) JOTOSEN 2025, turnamen tersebut digelar di dua lapangan golf yang berbeda. Yaitu Bukit Darmo Golf (BDG) dan Golf Graha Famili.

Ada dua kategori yang dilombakan dalam turnamen golf tersebut. Yaitu kategori challenge 18 hole dan marathon 36 hole. Dua-duanya digelar di dua lapangan golf berbeda.

BACA JUGA: PGA ITS Jatim Kembali Gelar Turnamen Golf Jotosen, Janjikan Lebih Spektakuler

Yang paling menarik tentunya marathon golf 36 hole. Sebab, peserta harus turun dalam 36 hole langsung dalam sehari. Rinciannya, 18 hole di BDG dan 18 lainnya di Graha Famili.

Di antara 432 peserta turnamen MGM JOTOSEN 2025 ini, sebanyak 116 pegolf di kategori marathon golf 36 hole tersebut. Salah satu pegolf yang bertarung di situ adalah Ryo Buwono.

Setelah turnamen, Ryo mengakui cukup melelahkan bermain golf 36 hole selama sehari penuh. ’’Tapi seru juga tantangannya. Jarang-jarang ada turnamen seperti ini,’’ seru Ryo yang bagian dari komunitas golf GueBanget Golf Club (GBGC) itu.

Diakui Ketua Panitia turnamen MGM JOTOSEN 2025 Totok Dwi Hariyono, format 36 hole tersebut baru kali ini digelar dalam sebuah turnamen golf di dunia. Sebab itu, dia bangga bisa berjalan dengan sukses.

Dari kategori 36 hole tersebut, Bambang Harianto yang mampu menyabet gelar Best Gross Overall (BGO) dengan gross 151. Sementara, Best Nett Overall sukses diraih Harya dengan nett 143.

Diakui Totok, tidak mudah memang untuk menuntaskan tantangan bermain golf 36 hole di dua lapangan berbeda dalam sehari. ’’Memerlukan peserta yang punya kemampuan mental dan fisik tangguh,’’ sebut Totok.

Meskipun begitu, karena baru awal, Totok menyebut pihaknya belum saat ini memberlakukan syarat khusus kepada pendaftar. (YMP)

Ratusan pegolf peserta turnamen MGM JOTOSEN 2025 dalam pembukaan di putting green Bukit Darmo Golf (BDG), Surabaya. (Foto: Istimewa)
Ratusan pegolf peserta turnamen MGM JOTOSEN 2025 dalam pembukaan di putting green Bukit Darmo Golf (BDG), Surabaya. (Foto: Istimewa)

02 Nisa Afifah – Perempuan Pemimpin Penggerak Perubahan

SURABAYA-KEMPALAN: Pemilihan Lurah Awardee LPDP Universitas Airlangga (Unair) sudah melewati tahapan Debat Offline Calon Lurah, Selasa (28/10). Pada debat di Ruangan 205 Lantai 2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), diikuti ketiga calon Lurah Awardee LPDP Unair.

Antara lain: Muhammad Rozali (nomor urut 1), Nisa Afifah (2), dan Iqra Nasrudin (3). Tiga calon Lurah Awardee LPDP Unair itu saling menyampaikan visi misinya masing-masing.

Satu-satunya perempuan yang lantang dan lancar menyampaikan visi visi misinya pada debat calon Lurah Awardee LPDP Unair adalah calon No 2 Nisa Afifah ’’Alhamdulillah, semua sudah terkonsep, dan difikirakan secara matang program-program yang realistis,” kata Ica, sapaan Nisa.

Calon No 2 Lurah Awardee LPDP Unair Nisa Afifah. (Foto: Dok FE Unair)
Calon No 2 Lurah Awardee LPDP Unair Nisa Afifah. (Foto: Dok FE Unair)

Sebagai satu-satunya perempuan dalam pemilihan calon Lurah Awardee LPDP Unair, Nisa mengusung jargon “02 Nisa Afifah – Perempuan Tangguh Pemimpin yang Siap Menginspirasi”.

’’Bukan hanya berdebat, saya merasa seperti sedang berbagi arah, harapan, dan masa depan keluarga LPDP Unair yang sama-sama kita cintai,’’ lanjut Mahasiswa Magister Ilmu Hukum itu.

BACA JUGA: Meneruskan Api Kartini Di Tengah Tantangan Zaman Yang Terus Berkembang

Dalam pencalonannya sebagai Lurah Awardee LPDP Unair tersebut, Nisa punya 10 program unggulan yang akan dia jalankan jika terpilih sebagai Lurah Awardee LPDP Unair.

Mulai dari menggelar TIKBAN (Titik Bantuan) dan TIKUM (Titik Kumpul). Nisa juga mempunyai program pengabdian di panti dan perayaan hari raya lintas agama. Nissa pun ingin memaksimalkan program Kelurahan UNAIR Menyapa.

Untuk internal Awardee LPDP Unair, Nisa juga akan menggelar sesi mentoring kepenulisan dan publikasi. Selain itu, dia ingin mengajak segenap Awardee LPDP Unair studi banding pengembangan Kelurahan dan Kunjungan Kerja ke LPDP RI. Selain itu, dia akan melakukan pembentukan RT.

Nisa Afifah (tiga dari kiri) bersama tim suksesnya. (Foto: Dok FE Unair)
Nisa Afifah (tiga dari kiri) bersama tim suksesnya. (Foto: Dok FE Unair)

Di luar bidang keilmuan, dia juga ingin menggelar Surabaya Awardee Cup 2026 dan Booth Merchandise. Dia juga ingin menggelar penyusunan policy brief dan publikasi kisah inspiratif Awardee.

Setelah menjalani debat offline calon Lurah Awardee LPDP Unair, ketiga calon termasuk Nisa akan menjalani masa tenang Pemilu antara 1-2 November nanti. Kemudian, Pemilihan Umum digelar pada 3 November mendatang.

Suasana debat calon Lurah Awardee LPDP Unair, Selasa (28/10). (Foto: Dok FE Unair)
Suasana debat calon Lurah Awardee LPDP Unair, Selasa (28/10). (Foto: Dok FE Unair)

Keesokan harinya (4/11), akan digelar pengumuman hasil suara Pemilu Lurah Awardee LPDP yang dilanjutkan dengan Penetapan Lurah untuk periode 2025—2026. (YMP)

Setelah Memecat Tudor, Pelatih Ini Paling Dijagokan Melatih Juventus

TURIN-KEMPALAN: Juventus sudah mendepak allenatore-nya, Igor Tudor, Senin malam waktu setempat, atau Selasa dini hari WIB (28/10). Sementara, klub yang berjuluk Si Nyonya Tua tersebut akan dilatih pelatih interim Massimo Brambilla.

Brambilla akan menjalankan tugasnya ketika Manuel Locatelli dkk akan melawan Udinese Calcio di markasnya sendiri, Allianz Stadium, Turin, Kamis dini hari WIB (30/10), dalam lanjutan Liga Italia.

Sejauh ini, sudah ada beberapa nama yang dikaitkan dengan pengganti Tudor itu. Dari Italia, ada Raffaelle Palladino yang musim lalu melatih ACF Fiorentina. Selain itu, ada mantan allenatore timnas Italia Luciano Spalletti.

Sementara, dari luar Italia ada beberapa nama kondang yang dikaitkan jadi sosok peracik taktik Juve. Seperti mantan pelatih Liverpool FC Jurgen Klopp, eks pelatih Real Madrid yang juga mantan pemain Juve, Zinedine Zidane, dan mantan pelatih AS Roma Daniele De Rossi.

Tetapi, di antara nama-nama itu Spalletti-lah yang paling kuat. Laporan dari surat kabar Sky Sport Italia menyebutkan, General Manager Juve Damien Comolli telah bertemu dengan pihak Spalletti di Turin, Selasa waktu setempat (28/10).

BACA JUGA: Juventus Resmi Tandatangani Dusan Vlahovic

Disebutkan, Spalletti sudah menyepakati kontrak hingga akhir musim ini. Sosok yang pernah membawa SSC Napoli memenangi Liga Italia itu pun dapat berlanjut kontraknya jika Bianconeri (julukan Juve) melangkah ke Liga Champions musim depan.

Mantan kiper Juve Gianluigi Buffon termasuk yang mendukung Spalletti terpilih sebagai pelatih Juve pengganti Tudor. Dia sudah banyak memahami tentang sang pelatih.

Apalagi sosok yang akrab dengan panggilan Gigi tersebut juga bekerja bersama dengan Spalletti di timnas Italia. Ketika Spalletti menukangi Gli Azzurri (julukan timnas Italia), Gigi menjabat sebagai koordinator timnas.

’’Menurutku profil Luciano (Spalletti) cocok untuk semua tim besar yang punya ambisi juara,’’ sebut Buffon, dalam penegasannya tentang Spalletti, seperti yang dilansir dari laman Tutto Juve. (YMP)

William Justin Wijaya, Pegolf Pertama dari Surabaya yang Membela Indonesia di Asian Youth Games

SURABAYA-KEMPALAN: Gelaran Asian Youth Games (AYG) 2025, sudah dimulai pekan ini. William Justin Wijaya salah satu atlet yang mengikutinya. Dia membela Merah Putih di cabor golf AYG 2025.

Bersama Theodore Pradjoto Citoputra Tan dan Jayawardana Dornan, pegolf yang berusia 16 tahun tersebut sudah mulai bersaing dengan pegolf junior terbaik dari negara Asia lainnya di Royal Golf Club, Al Mazrowiah, Kamis (23/10).

BACA JUGA: Birdie di Hole 18 Memanaskan Persaingan William Justin Wijaya dan Achmad Fani dalam Porprov IX Jatim

Dalam perlombaan cabor golf yang akan berakhir pada Sabtu nanti (25/10) itu, William sudah memulai putaran pertama dengan mencatatkan 71 pukulan, atau 1 pukulan di bawah par.

(ki-ka) William Justin Wijaya, Jayawardana Dornan, Ketua Bidang Kejuaraan dan Prestasi PB PGI Adi Saksono, dan Theodore Pradjoto Citoputra Tan saat berlatih sebelum Asian Youth Games (AYG) 2025. (Foto: PB PGI)
(ki-ka) William Justin Wijaya, Jayawardana Dornan, Ketua Bidang Kejuaraan dan Prestasi PB PGI Adi Saksono, dan Theodore Pradjoto Citoputra Tan saat berlatih sebelum Asian Youth Games (AYG) 2025. (Foto: PB PGI)

William pun jadi pegolf pertama dari Surabaya yang mengikuti AYG. ’’Aku senang dan bangga bisa membela nama Indonesia dalam ajang ini,’’ ucap pelajar Sekolah Ciputra Surabaya itu.

Di antara ketiga rekannya di skuad Indonesia saat ini, dua lainnya dari Semarang (Theo) dan Bali (Jaya). Sebelumnya, Kevin Caesario Akbar dari Jabar, dan Gavrilla Christina Arya (Jakarta).

Dari pengalaman Kevin dan Gavrilla di Nanjing 2013, Kevin mampu finis di tujuh besar dengan skor +2. Sementara, Gavrilla hanya sukses menempati posisi ke-12 dengan hanya mengoleksi skor +5.

’’Tanpa ekspektasi yang terlalu berlebihan. Aku hanya mengharap dapat bermain dengan performa yang terbaik,’’ tegas William. Cuaca panas, debu, serta angin dia sebut akan jadi tantangan baru baginya.

Sebelum turun dalam ajang AYG 2025, William bersama Theo dan Jaya menjalani pemusatan latihan di Gading Raya Golf Club, Tangerang. Sebelumnya, ketiga atlet itu juga terjun dalam ajang 91st Singha Thailand Amateur Open.

Di Jatim, prestasi William sudah tidak diragukan lagi. Terakhir, William bermain dalam cabor golf di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim 2025, yang digelar di Malang Raya, akhir Juni lalu.

Membela kontingen Kota Surabaya, William sukses membawa pulang dua medali emas. Dia meraihnya di nomor individual putra dan foursome putra yang berduet dengan Nathan Christoper Widjaya.

William jadi bagian dari sejarah Surabaya yang menyapu bersih tujuh emas dari cabor golf Porprov IX Jatim /2025. Sekadar diketahui, cabor golf  baru dimainkan di Porprov Jatim tahun ini. (YMP)

Napoli Dihancurkan PSV 2-6 di Liga Champions, Antono Conte Beralasan Ini

EINDHOVEN-KEMPALAN: Status SSC Napoli sebagai klub terbaik defense-nya di musim lalu, gagal berlanjut musim ini. Bukan hanya di Liga Italia, rapor buruknya juga berlanjut di Liga Champions.

Rabu dini hari WIB (22/10), Napoli dihabisi PSV Eindhoven 2-6 dalam matchday ketiga fase League Liga Champions di Philips Stadion, Eindhoven. Kekalahan yang dialami Giovanni Di Lorenzo dkk tersebut jadi yang terburuk dalam sejarahnya di Liga Champions.

Bahkan, dalam semua ajang, baru kali dalam 28 tahun klub berjuluk Il Partenopei itu menelan kekalahan dengan kebobolan setengah lusin gol. Terakhir, kekalahan terbesarnya terjadi pada 21 Desember 1997.

Ketika itu, Napoli menelan kekalahan 3-6 atas UC Sampdoria, dalam Liga Italia di edisi 1997—1998. Sejak saat itu Napoli mentok cuma menelan kekalahan dengan kebobolan maksimal lima gol.

Kehancuran juara bertahan Liga Italia tersebut dimulai setelah kehilangan salah seorang pemainnya, Lorenzo Lucca, yang dikartu merah pada menit ke-76. Pasca bermain dengan sepuluh pemain itu, Napoli kebobolan tiga gol!

Sempat unggul lebih dulu dari gol Scott McTominay pada menit ke-31, gol bunuh diri Alessandro Buongiorno menit ke-35 menyamakan kedudukan. PSV berbalik di menit ke-38 lewat gol Ismael Saibari.

BACA JUGA: Kursi Pelatih Napoli yang Menguji Conte

Wide attacker PSV Dennis Man menambah keunggulan pada menit ke-54. Setelah itu, barulah Napoli bermain dengan 10 pemain. Man menjebol gawang Napoli lagi di menit ke-80.

Gol tambahan dari McTominay pada menit ke-86 gagal menyelamatkan Napoli di laga tersebut. Sebab, PSV menambah kembali keunggulannya lewat Ricardo Pepi di menit ke-87 dan Couhaib Driouech (89’).

Perubahan formasi dari back three ke back four musim ini, disebut-sebut sebagai penyebab kebobrokan pertahanan Napoli. Musim ini, Napoli lebih sering bermain dengan skema 4-1-4-1.

Meski begitu, Di Lorenzo menyanggahnya. ’’Tidak juga. Musim lalu, kami bermain dengan skema serupa. Ini bukan tentang formasi, melainkan tentang keinginan di dalam menghindari kebobolan,’’ kata Di Lorenzo dilansir dari laman Tutto Napoli.

’’Kami harus menemukan kembali komponen-komponen yang jadi perbedaan di musim lalu,’’ sambung Di Lorenzo. Setali tiga uang, allenatore Antonio Conte juga menolak anggapan perubahan skema jadi alasannya.

Berbicara kepada Sky Conte menyebut perubahan sistem bukan masalah. ’’Tetapi selalu ada pemain yang harus menggantikan pemain lain. Padahal kami harusnya menempatkan yang terbaik di starting eleven dan menemukan chemistry antara mereka,’’ tegas Conte. (YMP)

Taklukkan Merapi Golf Course dalam Turnamen Golf Kraton Cup 2025, Ini Kata Queen dan Jonathan

JOGJAKARTA-KEMPALAN—Dua pegolf junior Jatim Queen Shine Gracella dan Jonathan Manuel Wijanto mencatatkan prestasi apik dalam turnamen golf “Kraton Cup International Junior Amateur Golf Open” 2025.

Turnamen tersebut digelar di Merapi Golf Course, 15-17 Oktober kemarin. Queen bahkan jadi yang terbaik di Kategori Girls C (10-12 tahun). Dari tiga hari turnamen Queen mencatatkan 288 pukulan. Capaian apik dalam debutnya di ajang tersebut.

Sementara itu, Jonathan finis sebagai runner up pada Kategori Boys A (15-18 tahun). Secara keseluruhan, Jonathan mencatat 231 pukulan, atau 15 pukulan di atas par.

Pegolf Queen Shine Gracella melakukan pukulan dalam Kraton Cup 2025. (Foto: Istimewa)
Pegolf Queen Shine Gracella melakukan pukulan dalam Kraton Cup 2025. (Foto: Istimewa)

Queen mengakui skornya bukan yang terbaik saat bertanding di luar Jatim. ’’Tapi, saya mendapatkan pengalaman dan pelajaran yang sangat berharga, untuk meningkatkan permainanku ke depan,’’ ucap pegolf asal Malang tersebut.

Diakui Queen, cuaca panas jadi salah satu tantangannya di Merapi Golf Course. Bukan hanya itu, green-nya juga sangat licin.

BACA JUGA: Baru Berusia 10 Tahun, Queen Shine Gracella Menangi Turnamen Golf Piala Walikota Malang

Queen Shine Gracella (kiri) saat menerima piala dalam Kraton Cup 2025. (Foto: Istimewa)
Queen Shine Gracella (kiri) saat menerima piala dalam Kraton Cup 2025. (Foto: Istimewa)

’’Kedua faktor itu yang menuntut fokus dan ketelitian ekstra dalam setiap pukulan, terutama saat mengatur kecepatan saat di green,’’ sambung pegolf yang baru duduk di kelas VI SD Unggulan Permata Jingga 2 Malang tersebut.

Di sisi lain, Jonathan sempat bersaing dengan pegolf asal Korsel Yujun Cha untuk memperebutkan gelar pegolf terbaik. Dalam dua hari terakhir, Jo (panggilan akrab Jonathan) bisa bersaing ketat dengan Cha.

Namun skor dalam hari pertama yang jadi pembeda hasil akhir antara Jo, sapaan akrab Jonathan, dan Cha. Pada hari pertama, Cha mampu mencatatkan skor 69 pukulan.

Sayangnya, saat hari pertama Jo melakukan 79 pukulan. Padahal, saat hari kedua Jo bisa mencatat skor sama dengan Cha, 75 pukulan. Cha akhirnya yang jadi juara dalam turnamen tersebut.

Jonathan Manuel Wijanto (kiri) saat menerima piala dalam Kraton Cup 2025. (Foto: Istimewa)
Jonathan Manuel Wijanto (kiri) saat menerima piala dalam Kraton Cup 2025. (Foto: Istimewa)

BACA JUGA: Ketenangan Kunci Jonathan Jadi yang Terbaik dalam EJAV Junior Master Series 2

Jo yang masih berusia 17 tahun tersebut juga menganggap green yang licin di Merapi Golf Course cukup menantang. ’’Slope-nya juga sangat sloppy. Begitu pula fairway yang sangat sempit,’’ tegas Jo, yang merupakan pegolf asal Kediri dan tinggal di Surabaya itu. (YMP)

Akhiri Kutukan di Kandang Liverpool, Ini Kata Pelatih Manchester United

LIVERPOOL-KEMPALAN: Penantian pendukung Manchester United melihat tim pujaannya berpesta di kandang Liverpool FC, Anfield Stadium, Liverpool, terhenti pada Senin dini hari WIB (20/10).

Di depan Kopites (sebutan pendukung LFC), United memenangi laga Liga Primer Inggris dengan skor tipis 2-1. Gol sundulan bek tengah Harry Maguire jadi faktor penentu kemenangan United.

Bruno Fernandes dkk terlebih dulu membungkam pendukung United melalui gol cepat Bryan Mbeumo pada menit kedua. Namun, pada menit ke-78, gol dari Cody Gakpo sempat membuat fans United menahan nafas.

Untungnya, tendangan pojok yang diambil Fernandes dapat dituntaskan Maguire dengan sundulannya. Nah, taktik itulah yang memang jadi target pelatih United, Ruben Amorim, dalam menembus pertahanan LFC.

Sepanjang laga tersebut, United mendapatkan empat kali kesempatan menjebol gawang LFC dari tendangan pojok. Lebih sedikit lima kali dibandingkan Virgil van Dijk dkk.

’’Kami baru saja menyaksikan pertandingan dan kami memahami pentingnya arti  bola mati kami dan para pemain yang lebih berpengalaman berada di lapangan di awal pertandingan,’’ kata Amorim kepada MUTV.

BACA JUGA: Usai Dipermalukan Klub Kasta Keempat Inggris, Begini Kata Pelatih Manchester United

Mantan treinador Sporting CP tersebut sudah mengetahui bahwa permainan LFC akan susah ditembus jika memainkan bola-bola pendek. Karena itulah, United di laga ini memainkan bola-bola panjang.

’’Kami berjuang untuk setiap bola. Kami sering kehilangan ketenangan di babak kedua. Tapi semangatnya tetap ada dan itulah yang terpenting. Jika Anda punya semangat, Anda bisa memenangi laga apapun,’’ klaim Amorim.

Seperti yang terjadi kemarin. United asuhan Amorim menyudahi sembilan tahun tidak pernah memenangi laga di Anfield. Kali terakhir United memenangi laga di Anfield pada matchweek 22 Liga Primer Inggris 2015—2016.

Saat itu, United asuhan Louis van Gaal mampu mempermalukan LFC dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang Wayne Rooney jadi penentu kemenangan United di Anfield .

Musim lalu, United mencuri satu poin ketika sukses menahan The Reds (julukan LFC) dengan skor 2-2. Skema yang dipakai United saat itu juga sama seperti pada musim lalu, 3-4-2-1. (YMP)

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.