Ketua DPRD Kota Syaifuddin Zuhri memberi keterangan kepada wartawan. (Foto: Andra Jatmiko/kempalan.com)
SURABAYA-KEMPALAN: Pimpinan DPRD Kota Surabaya melakukan kunjungan silaturahim ke Kantor PCNU Kota Surabaya di Jalan Bubutan, Selasa (19/5). Kunjungan tersebut dipimpin Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri bersama Wakil Ketua DPRD Bahtiar Rifai dan Laila Mufidah.
Dalam pertemuan itu, rombongan DPRD diterima langsung Ketua PCNU Surabaya KH Masduki Toha beserta jajaran pengurus.
Usai acara, Syaifuddin Zuhri mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian penting untuk memperkuat hubungan antara ulama dan umara dalam membangun Kota Surabaya.
“Tujuan kami datang ke sini adalah silaturahim. Karena silaturahim mampu memberikan banyak inspirasi. Bicara tentang kerakyatan, tentang kemakmuran dan penyelenggaraan kota, tentu tidak lengkap kalau kita tidak datang kepada ormas besar seperti NU yang ada di Kota Surabaya,” ujarnya.
Menurut dia, DPRD sebagai representasi rakyat membutuhkan banyak masukan dari berbagai elemen masyarakat, terutama Nahdlatul Ulama yang memiliki peran besar dalam kehidupan sosial dan kebangsaan.
Ia menilai, hubungan antara ulama dan umara harus terus berjalan beriringan demi melahirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
“Ulama dan umara harus berdampingan. Kami sebagai wakil rakyat perlu melakukan perjalanan untuk mencari tahu, mendengar langsung aspirasi dan arahan agar lebih paham apa yang sesungguhnya bisa dilakukan untuk kota ini,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, DPRD Surabaya juga menerima sejumlah aspirasi dari PCNU Surabaya yang nantinya akan ditindaklanjuti dan diperjuangkan melalui lembaga legislatif.
Syaifuddin menegaskan, DPRD tidak hanya mengawal aspirasi warga Nahdlatul Ulama, tetapi seluruh masyarakat Surabaya demi kepentingan kemaslahatan umum.
“DPRD Kota Surabaya akan mengawal aspirasi yang disampaikan. Tidak hanya karena NU, tapi semua warga masyarakat dan seluruh kepentingan kemaslahatan umum,” tegasnya.
Ia juga menyebut silaturahim tersebut menjadi momentum penting setelah beberapa tahun hubungan informal antara DPRD dan PCNU Surabaya dinilai kurang cair.
“Ini pengingat bagi kita semua bahwa musyawarah dan silaturahim itu penting. Kalau wakil rakyat kurang silaturahim, maka tidak akan lengkap dalam memperjuangkan kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Surabaya KH Masduki Toha mengapresiasi langkah pimpinan DPRD Surabaya yang dinilainya membuka tradisi komunikasi dan silaturahim dengan kalangan ulama.
“Hari ini menjadi silaturahim perdana dari pimpinan DPRD Surabaya. Sebenarnya hubungan NU dan DPR selama ini baik-baik saja, tetapi belum pernah ada inisiatif silaturahim seperti ini,” katanya.
Masduki menilai tradisi turun langsung menyapa umat dan masyarakat harus terus dilakukan oleh setiap pemimpin.
“Silaturahim, turun ke bawah, menyapa rakyat dan umat itu harus dilakukan. Kami sangat mengapresiasi langkah teman-teman DPRD Kota Surabaya hari ini,” tuturnya.
Terkait berbagai aspirasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, PCNU Surabaya akan mengirimkan surat resmi kepada DPRD Surabaya agar usulan yang dianggap penting dapat diperjuangkan bersama
“Semua aspirasi yang disampaikan itu urgen karena menyangkut kepentingan umat,” pungkasnya. (Andra Jatmiko)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi