Kamis, 4 Juni 2026, pukul : 07:53 WIB
Surabaya
--°C

Birdie di Hole 18 Memanaskan Persaingan William Justin Wijaya dan Achmad Fani dalam Porprov IX Jatim

Pegolf Kota Surabaya William Justin Wijaya (kanan) saat memukul bola di fairway hole 8 Araya Golf Course, Malang, dalam hari kedua cabor golf Porprov IX Jatim 2025. (Foto: PGI Jatim)

MALANG-KEMPALAN: Peta perebutan medali emas nomor perorangan putra cabor golf dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim 2025 pada hari kedua, Selasa (24/6), semakin ketat.

Pegolf Kota Surabaya, William Justin Wijaya, diusik pegolf Kabupaten Pasuruan Achmad Fani Nazarruddin. William dan Fani bahkan harus menyudahi hari kedua dengan selisih satu stroke.

William yang sejak awal berada di puncak, dapat menyudahi hari kedua dengan total 69 pukulan, atau tiga pukulan di bawah par. Sementara, Fani mencatatkan 70 pukulan, atau dua pukulan di bawah par.

Saking serunya adu balap kedua pegolf yang membela Jatim pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 itu, keduanya sama-sama mampu mencatat birdie dalam hole terakhir.

BACA JUGA: Debut Golf di Porprov, Pegolf Ditantang dengan Speed Green 10

Meski begitu dalam leaderboard sementara William masih jadi yang teratas dengan total 140 pukulan, empat pukulan di bawah par. Diikuti sesama pegolf Kota Surabaya, Nathan Christoper Widjaya dengan selisih lima stroke.

Pegolf Kota Surabaya William Justin Wijaya. (Foto: PGI Jatim)
Pegolf Kota Surabaya William Justin Wijaya. (Foto: PGI Jatim)

Sementara itu, Fani menempel William dan Nathan dengan hanya berselisih satu stroke. Persaingan ketiga pegolf putra terbaik Jatim itu yang bakal menentukan peraih medali emas pertama cabor golf di Porprov.

BACA JUGA  Satu Rumah, Tiga Matra Garuda: Jejak Emas Keluarga Atlet Mukti Wibowo Mengguncang Asia

’’Berada satu pairing dengan Fani bukan sebuah tekanan bagiku. Sebaliknya, malah ini lebih seru,’’ sebut William. Kebetulan, dalam hari ketiga yang berlangsung Rabu (25/6), dia kembali akan berada satu pairing dengan Fani.

Bukan hanya dengan Fani. William juga berada satu pairing dengan sesama pegolf yang membela Jatim di PON Jonathan Manuel Wijanto yang memperkuat Kota Kediri. William tidak merasa tertekan.

’’Besok (Rabu, Red), itu bagiku bukan final round. Menurutku, besok just another round. Biar aku tidak ada beban. Kembali lagi, aku hanya fokus dengan diriku sendiri,’’ tutur William.

Di sisi lain, Fani pun juga menginginkan medali emas itu. ’’Meraih medali emas pertama tentunya akan jadi kebanggaan. Meskipun, jika dilihat dari skor-skornya, masih belum sesuai yang aku inginkan,’’ sebut Achmad Fani.

Pegolf Kabupaten Pasuruan Achmad Fani Nazaruddin. (Foto: PGI Jatim)
Pegolf Kabupaten Pasuruan Achmad Fani Nazaruddin. (Foto: PGI Jatim)

Menurut Fani, perbedaan pairing jadi penentu permainannya. Dalam hari pertama dia berada di pairing yang cenderung lambat. Sehingga, skor yang didapat di hari pertama pun jeblok.

BACA JUGA  Refleksi Kepemimpinan Perempuan, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Gali Inspirasi Wabup Sidoarjo

’’Hari ini (Selasa, Red) aku lebih menjadi diri sendiri,’’ sambung Fani. Dia sudah belajar dalam dua hari pertama untuk momen hari penentuan medali emas cabor golf pertama. ’’Mindset-nya tetap sama, jangan nafsu. Hari ini, tiga boogie itu karena aku nafsu sendiri ingin mengejar nilai under lebih besar,’’ jelasnya. (YMP)

BACA JUGA: Nathan dan William Langsung Memulai Hari Pertama Cabor Golf dengan Under 1

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.