Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya Ghofar Ismail.(Foto: Andra Jatmiko/kempalan.com).
SURABAYA-KEMPALAN: Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Komisi B DPRD Kota Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk memperketat pengawasan serta pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang mulai banyak dijual di berbagai titik kota.
Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya
Ghofar Ismail mengatakan, lapak penjualan hewan kurban sapi maupun kambing kini mulai bermunculan seiring mendekatnya perayaan Idul Adha.
“Di Surabaya sekarang sudah mulai banyak lapak penjualan hewan kurban menjelang Idul Adha,” kata Ghofar Ismail, Senin (18/5).
Menurut politisi PAN tersebut, pengawasan dari pemerintah kota sangat penting guna memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat benar-benar sehat dan terbebas dari penyakit.
“Kami meminta Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk turun langsung ke lapak-lapak penjualan hewan kurban,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemeriksaan kesehatan hewan harus dilakukan secara menyeluruh agar masyarakat merasa aman saat membeli hewan kurban.
“Jangan sampai hewan kurban itu terkena penyakit. Kasihan nanti masyarakat yang membeli,” tuturnya
Ghofar Ismail mengingkatkan, pemilik lapak penjualan hewan kurban harus izin terlebih dahulu ke Dinas Ketahanan pangan dan pertanian atau kelurahan setempat.
“Agar pemerintah kota dapat mengawasi lapak lapak penjualan hewan kurban sapi maupun kambing yang ada di kota Surabaya,” katanya
Ghofar Ismail juga berpesan, agar panitia idul adha harus menyiapkan tempat untuk pembuangan limbah hewan kurban sebelum disembelih.
“Limbah itu jangan sampai dibuang ke saluran air maupun ke sungai,” tuturnya.
Menurutnya, pembuangan limbah sembarangan dapat menimbulkan bau tidak sedap dan mencemari lingkungan, termasuk aliran sungai di Surabaya.
“Jadi itu jangan sampai terjadi saat proses penyembelihan hewan kurban,” pungkasnya.(Andra Jatmiko)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi