SURABAYA – KEMPALAN : Memasuki fase itqum minan nar atau sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadan, UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur semakin intensif dalam menebar kebaikan. Bertempat di depan kantor, Jalan Jagir Sidosermo, Surabaya, ratusan paket takjil bervariasi dibagikan setiap sore kepada para pengguna jalan dan warga sekitar.
Giat religius ini menjadi pemandangan rutin yang menyejukkan di tengah hiruk-pikuk lalu lintas menjelang waktu berbuka. Gerakan ini merupakan hasil kolektif dari seluruh warga UPT TIKP yang ingin menyempurnakan ibadah puasa dengan aksi sosial nyata.
Kepala UPT TIKP Jatim, Agus Hariyono, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas berbagi makanan gratis. Ada makna mendalam tentang pembersihan jiwa dan pengasahan rasa kepedulian terhadap sesama manusia.
“Berbagi takjil menjelang magrib kepada para pengguna jalan bukan hanya sekedar berbagi makanan, tapi dari situlah kita belajar berempati dan menunjukkan kepedulian sosial di antara sesama,” ujar Agus Hariyono di sela-sela pembagian takjil, Kamis (26/3).
Ia menambahkan bahwa fokus utama dari kegiatan ini adalah membantu para pejuang nafkah atau pengendara yang masih terjebak di tengah perjalanan saat azan magrib berkumandang.
“Mereka para pengguna jalan tidak perlu menunggu sampai di rumah untuk bisa berbuka puasa. Dengan takjil yang diterima, bisa langsung dipakai untuk membatalkan puasa ketika waktu berbuka telah tiba namun mereka masih dalam perjalanan,” imbuhnya.
Menariknya, dana untuk penyediaan ratusan takjil ini berasal dari swadaya mandiri seluruh staf dan keluarga besar UPT TIKP Dindik Jatim. Semangat kegotongroyongan ini dipicu oleh keinginan kuat untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan di sekitar area kantor.
“Kami menggalang dana kepada seluruh warga UPT TIKP karena semata-mata ingin melakukan aksi yang berdampak nyata terhadap lingkungan sosial yang ada di sekitar kantor. Sebab, di samping pengguna jalan, nampak juga beberapa warga sekitar yang datang untuk menerima takjil yang kami bagikan,” pungkas Agus.
Melalui konsistensi di 10 hari terakhir Ramadan ini, UPT TIKP Jatim berharap semangat berbagi ini dapat terus menginspirasi dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Surabaya, khususnya di wilayah Jagir Sidosermo.(Ambari Taufiq/ M Fasichullisan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi