Minggu, 14 Juni 2026, pukul : 12:58 WIB
Surabaya
--°C

Pergerakan Rakyat Pinggiran

Sudah saatnya rakyat harus langsung bergerak, cabut mandat para wakil rakyat, rakyat pinggiran mengambil kembali kedaulatannya tanpa diwakilkan ke wakil rakyat sampai kembali ke sistem yang dirancang oleh para pendiri bangsa.

Oleh: Zulkifli S Ekomei

KEMPALAN: Ada sebagian rakyat yang merapat ke tengah pusaran kekuasaan dengan berbagai motif, ada yang bermotif ingin jadi pejabat, ada yang bermotif meningkatkan taraf kehidupan dan keluarganya dan motif-motif lain yang sudah menjadi rahasia umum.

Ada tokoh buruh yang diangkat jadi penasehat Presiden, padahal dia seharusnya tahu bahwa Presiden yang sering dikritiknya tidak mungkin lagi dinasehati, suatu pekerjaan yang sia-sia.

Sudah menjadi pembicaraan umum bahwa banyak pejabat yang mengalami kesulitan untuk menghadap presiden, karena akses ke presiden dibatasi, padahal banyak hal yang harus dilaporkan.

BACA JUGA  Ketika Ambyar Jadi Perayaan: Dangdut Koplo dan Jiwa Musik Rakyat

Sementara itu juga tidak ada suara dari wakil rakyat yang seharusnya bisa dengan mudah menyalurkan aspirasi rakyat yang diwakilinya, bahkan banyak keputusan yang justru memperkuat keinginan Presiden dan jajarannya, sehingga terkesan melegalkan keputusan Presiden yang sebenarnya ditolak rakyat yang diwakilinya.

Bahwa pernah terjadi rakyat marah pada mereka yang melakukan tindakan dan berperilaku yang menyakitkan rakyat, untuk meredam kemarahan rakyat mereka diskors, tapi kemudian dikembalikan lagi pada jabatannya sebagai wakil rakyat.

Ternyata mereka tidak mengubah perilakunya, tidak ada suara yang senada dengan suara rakyat yang diwakilinya, dan bahkan cenderung menjadi penjilat penguasa.

Sudah saatnya rakyat harus langsung bergerak, cabut mandat para wakil rakyat, rakyat pinggiran mengambil kembali kedaulatannya tanpa diwakilkan ke wakil rakyat sampai kembali ke sistem yang dirancang oleh para pendiri bangsa.

BACA JUGA  Menelusuri Celah Hukum dan Pola Manipulasi Dana Operasional SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis (Bag-1)

Harus dipertegas lagi bahwa rakyat pinggiran bukan rakyat yang berada di tengah pusaran kekuasaan, bukan rakyat yang berharap makan dari uangnya sendiri yang dikuasai para penguasa.

*) Zulkifli S Ekomei, Aktivis Kebangsaan

Pendapat dalam artikel ini adalah pandangan pribadi.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.