Jumat, 1 Mei 2026, pukul : 15:45 WIB
Surabaya
--°C

Merasakan Serunya “Reuni” Skuad Golf Kota Surabaya Peraih Tujuh Emas Porprov Jatim saat Turnamen “Golf With Surabaya Athletes”

Tim Golf Kota Surabaya. (Foto: Istimewa)

SURABAYA-KEMPALAN: Setelah berjuang membawa Kota Surabaya meraih gelar juara umum cabor golf dengan raihan tujuh medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porpov) IX Jatim 2025, tim golf Kota Surabaya kembali berkumpul, Sabtu (19/7).

Tepatnya dalam turnamen golf yang bertajuk “Golf With Surabaya Athletes” di Pakuwon Golf & Family Club, Surabaya. Seperti namanya, dalam turnamen golf ini, pegolf peserta ditantang untuk mengalahkan atlet Surabaya dalam tantangan Nearest to the Pin di hole 1 dan 2.

Seluruh peserta dan atlet Kota Surabaya. (Foto: Istimewa)

Animo pegolf peserta menantang pegolf atlet Surabaya pun cukup besar. Total, di antara 55 pegolf yang berpartisipasi dalam turnamen tersebut, ada sekitar 100 pukulan yang harus dihadapi Nathan Christoper Widjaya dkk.

Nathan mengakui, dia memang sudah terbiasa bermain di course Pakuwon. Jadi, di atas kertas dia sudah memahami course tersebut. ’’Insting pukulan tetap diasah,’’ kata Nathan.

BACA JUGA: Dua Birdie dari Tiga Hole Terakhir yang Menyelamatkan Tim Foursome Mix Kota Surabaya

Pegolf Kota Surabaya Nathan Christoper Widjaya saat memukul. (Foto: Istimewa)

Tidak hanya insting pukulan yang diasah di dalam turnamen fun itu. ’’Challenge dari peserta juga mengasah mental. Ini yang serunya, dan tidak membosankan juga,’’ sebut Clement Soetrisno, salah seorang pegolf atlet Surabaya lainnya.

Bukan hanya Nathan dan Clement, keempat pegolf Surabaya lainnya yang menantang peserta antara lain: William Justin Wijaya, Jevan Lucius Ludy, Calista Allegra Dewantara, dan Phoebe Gani. Hanya Hikari Kikuchi yang absen dalam ajang tersebut.

Selain turnamen yang dikonsep fun golf dan tantangan Nearest to the Pin, ketika akhir turnamen itu juga melelang outfit yang dikenakan pegolf-pegolf Surabaya saat Porprov lalu. Seperti topi dan baju. Dari hasil ajang lelang tersebut sukses mengeruk uang jutaan Rupiah.

Kapten tim Kota Surabaya dalam Porprov, Rudy Ayong, menyebut turnamen ini sebagai relaksasi bagi pegolf Surabaya setelah berjuang di Porprov. Tidak hanya jadi peserta, mereka pun bahkan diajak untuk mengorganisir turnamen tersebut.

Kapten tim Kota Surabaya Rudy Ayong setelah pukulannya melenceng. (Foto: Istimewa)

’’Jadi mereka juga belajar tentang pekerjaan sesuai dengan bidangnya,’’ tuturnya. Ayong, dan orang tua pegolf Surabaya lainnya, hanya bertugas sebagai supervisor untuk putra dan putri mereka.

Ayong menyebut, mereka juga memberi pelajaran langsung kepada atlet-atlet Surabaya tentang mentalitas bertanding. Dia mencontohkan dirinya sendiri saat melakoni playoff berebut status Best Gross Overall (BGO) dengan peserta, Donny Leimena.

Ayong dan Donny sama-sama mengoleksi over 5. Sehingga, pemenang diputuskan lewat babak playoff di hole 1. Ayong kurang beruntung. Karena bola yang dia pukul melenceng dan masuk ke pepohonan. Sehingga, Donny yang jadi pemenangnya.

Pegolf peserta Annabelle Leimena saat memukul di tee box 1 Pakuwon Golf & Family Club, Surabaya. (Foto: Istimewa)
Pegolf peserta Annabelle Leimena saat memukul di tee box 1 Pakuwon Golf & Family Club, Surabaya. (Foto: Istimewa)

’’Di situlah pentingnya mentalitas ketika bertanding. Seperti saya hari ini. Karena saya tidak pernah bermain playoff, saya grogi dan pukulan saya melenceng,’’ ungkap Ayong. Di ajang ini, Donny Leimena menyabet gelar BGO dan putrinya Annabelle Leimena bisa jejak ayahnya dengan memenangi Ladies Gross Overall. (YMP)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.