Kamis, 14 Mei 2026, pukul : 06:11 WIB
Surabaya
--°C

Sarana Prasarana Sekolah Rakyat di Mojokerto Siap Dioperasikan 14 Juli 2025

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau sarana prasarana Sekolah Rakyat di Gedung Diklat BKPSDM Kabupaten Mojokerto, Senin (30/6).

MOJOKERTO-KEMPALAN: Sarana prasarana Sekolah Rakyat (SR) di Gedung Diklat BKPSDM Kabupaten Mojokerto siap dioperasikan pada 14 Juli 2025. Hal itu dipastikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa usai melakukan peninjauan, Senin (30/6).

Di Gedung Diklat BKPSDM tersebut,  Khofifah sempat berkeliling mengecek seluruh sarana prasarana hingga sejumlah ruang yang akan dijadikan ruang kelas mulai dari asrama, hingga aula.

Khofifah kemudian memastikan seluruh sarana prasarana untuk asrama dengan luas lahan 5.000 meter persegi (m²) serta gedung yang digunakan sekitar 795,30 m² itu telah siap untuk kelas dua rombongan belajar (rombel) jenjang SMP.
Tiap rombel atau kelas diisi 25 murid.

Saat ini, seluruh kesiapan sudah rampung. Kondisi tersebut terlihat dari ruang kelas, ruang laboratorium, asrama, ruang pengasuh dan wali pengasuh serta ruang pencuci para siswa aula hingga mushola

“Mushola masih jadi satu dengan aula. Harapannya nanti ketika terdapat kegiatan  di Aula, meja di ruang makan bisa dilipat rapi,” katanya.

Khofifah optimistis bahwa Sekolah Rakyat di Mojokerto sudah siap dioperasionalkan. Para murid akan masuk asrama pada 13 Juli 2025. Kemudian secara nasional pada 14 Juli 2025 akan dimulai proses belajar mengajar kelompok 1 A.

“Insya Allah 14 Juli 2025 mendatang bisa dimulai proses belajar mengajar,” katanya.

“Hari ini saya sengaja meninjau dan bertemu dengan calon siswa dan orang tua siswa dengan harapan para orang tua bisa memastikan anak anaknya memperoleh pendidikan terbaik di Sekolah Rakyat,” ujar Khofifah.

Kepada para orangtua murid, Khofifah berpesan agar tidak perlu khawatir. Ia mengajak agar terus mendoakan anak – anaknya bisa belajar dengan baik dan lancar sehingga menjadi kebanggaan.

Nantinya, lanjut Khofifah, anak – anak yang akan bersekolah rakyat di kawasan Gedeg Mojokerto ini akan dididik menjadi anak anak sukses sama halnya  berasrama di Pondok Pesantren (Ponpes). Karena menerapkan pendidikan berbasis boarding school yang gratis, setara dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. 

“Saya minta doanya para wali murid. Biar anaknya bisa belajar dan sekolah dengan baik. Sekolah di sini seperti pesantren bisa dikunjungi pada waktu yang ditentukan oleh sekolah,” imbaunya.

Sementara itu, salah satu wali murid Ahmad Nizar Mayodi Putra, Suwarti mengaku bahwa perasaannya saat ini senang dan bersyukur. Ia berharap besar anak kesayangannya itu akan mendapat pendidikan terbaik di Sekolah Rakyat.

“Perasaan saya senang dan bersyukur karena anak saya bisa sekolah disini nantinya. Terima kasih Bu Gubernur atas seluruh perhatiannya,” ungkapnya sembari menyeka air mata.

Dalam tinjauan ini, Khofifah membagikan tas dan sepatu sekolah yang langsung diterima oleh para siswa yang akan digunakan pada awal masuk sekolah mendatang. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.