Sidoarjo – Pasar Tradisional Krembung, salah satu pasar bersejarah di Kabupaten Sidoarjo, mendapat perhatian khusus dari Anggota Komisi VII DPR RI, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono (BHS). Dalam kunjungan lapangannya, Sabtu (14/6), BHS menekankan pentingnya penyelesaian legalitas lahan pasar dan perbaikan sarana pendukung yang dinilai belum layak.
“Pasar ini milik Pemkab, tetapi status lahannya belum tuntas. Hal seperti ini harus segera diselesaikan agar tidak menjadi hambatan dalam pengembangan,” kata BHS didampingi Bambang Puji, anggota Komisi B DPRD Sidoarjo dari Partai Gerindra.
BHS juga mengkritisi kondisi atap pasar yang sudah rusak dan perlu segera diperbaiki. Menurutnya, pengajuan dari kepala pasar seharusnya menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan pengguna pasar.
Tak hanya infrastruktur fisik, ia turut menyoroti persoalan lingkungan sekitar pasar. Meski sanitasi di dalam pasar tergolong cukup baik, BHS menyebut banjir yang kerap terjadi berasal dari luar kawasan pasar akibat sistem drainase kawasan sekitar yang tidak optimal.
“Saya sudah lihat langsung, tidak ada genangan di dalam pasar. Justru limpahan air dari luar pasar yang jadi penyebab banjir. Pemerintah daerah harus lebih serius menangani drainase ini,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian, BHS memberikan bantuan fasilitas pendukung seperti alat pemadam api ringan (APAR), perbaikan talang air yang bocor, serta tambahan lampu penerangan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan di area pasar.
“Setiap hari, lebih dari tiga ribu orang datang ke pasar ini. Maka sarana keselamatan dan kenyamanan mutlak dibutuhkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, BHS juga mensosialisasikan peluang akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para pedagang. Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah menaikkan plafon KUR menjadi Rp300 triliun dengan suku bunga hanya 3 persen, yang dapat dimanfaatkan pedagang untuk memperluas usaha.
“Ini momentum penting bagi para pelaku usaha kecil. Bunga KUR diturunkan, akses ditingkatkan. Jangan sampai terlewat,” kata BHS.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi pedagang, BHS turut memberikan penghargaan dan hadiah uang tunai kepada tiga pedagang teladan berdasarkan sejumlah kriteria, seperti kebersihan, pelayanan, dan pengelolaan usaha.
Yusron, Koordinator Wilayah Pasar Krembung dari Dinas Perdagangan Sidoarjo, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia berharap langkah-langkah yang disuarakan BHS segera mendapat dukungan dari pemerintah daerah.
“Kami berharap legalitas tanah bisa segera dituntaskan, dan pembenahan fasilitas segera diwujudkan. Ini penting untuk keberlangsungan pasar,” ujar Yusron.
Setelah meninjau pasar, Bambang Haryo melanjutkan agenda resesnya ke Desa Renojoyo, Kecamatan Porong. Ia juga memimpin langsung kegiatan fogging sebagai respons terhadap penyebaran kasus demam berdarah di wilayah tersebut.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi