JAKARTA-KEMPALAN: Persija Jakarta harus menahan malu usai ditaklukkan oleh klub papan bawah Persik Kediri. Pelatih Macan Kemayoran Thomas Doll menyebut kurangnya etos kerja menjadi penyebab kekalahan anak asuhnya.
Persija Jakarta kembali gagal mengamankan kemenangan usai ditekuk oleh Persik Kediri dengan skor 2-0 di Stadion Brawijaya, pada Minggu (12/3) sore WIB.
Kekalahan ini makin memperpanjang catatan buruk Persija Jakarta di Liga 1, dimana Macan Kemayoran sudah tiga kali secara beruntun tak meraih kemenangan di kompetisi Liga.
Seusai pertandingan, Pelatih Persija Thomas Doll menyalahkan anak asuh atas hasil mengecewakan itu. Pelatih asal Jerman itu mengatakan bahwa para pemain kekurangan etos kerja selama bermain di lapangan.
Doll juga menyoroti performa anak asuhnya yang terlalu sering membuat kesalahan passing, tak mampu memenangkan duel, dan bermain terlalu lambat.
“Sangat sulit untuk mencari kata-kata untuk hari ini. Performa pemain sangat mengecewakan, gaya bermain. Kami bermain lambat.” kata Thomas Doll dalam konferensi pers usai laga.
“Maksud saya, ketika pemain tidak bisa menghentikan bola, maka pemain harus berlari dan fight, Itulah mengapa semua tidak senang dengan cara Persija bermain.” tambahnya.
“Banyak kesalahan individu, banyak kesalahan passing, banyak keputusan salah, tidak ada duel, tidak ada kecepatan.” imbuh mantan pelatih Borussia Dortmund itu.
“Hari ini saya memang sudah feeling bahwa permainan kami tidak seperti tim di Liga 1. Ini juga bukan seperti Persija. Kami tidak bisa merubah beberapa situasi karena beberapa pemain tidak ada.” tutup Doll.
(*) Edwin Fatahuddin

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi