Kamis, 23 April 2026, pukul : 01:09 WIB
Surabaya
--°C

Terpilih Menerima Anugerah Revolusi Mental, Inilah Sosok Edy Antoro

Ia tamat SD tahun 1971. “Nilai akhir saya landai-landai saja,” kata EA. Ia melanjutkan ke SMP Katolik Santo Petrus Jember. Pada saat yang hampir bersamaan, keluarganya pindah dari Kalisanen ke rumah dinas PTP XII di Kaliwates, Kota Jember sebagai konsekuensi mutasi ayahnya yang menjadi staf Direksi PTP XII.

Setelah tamat SMP dia melanjutkan ke SMAN (sekarang SMAN 1) Jember, sekolah favourit di kota itu pada tahun 1977. Ia masuk jurusa IPA. “Lumayan saya masuk IPA D,” ujar EA.

Semasa SMA EA termasuk anak gaul. Meski tidak menguasai alat musik, tapi dia suka musik. Dia doyan banget lagu-lagunya grup Bee Gees seperti Night on Brodway, Alive. Lagu-lagunya grup ABBA seperti Fernando. Ia trus update perkembangan musik. Gengsi kalau ketinggalan.

BACA JUGA: Edy Antoro Diusulkan Mendapat Anugerah Revolusi Mental

Dia pun menjadi penggemar grup asal Swedia, Europe yang ngetop dengan lagunya Final Countdown. Grup Deep Purple dengan lagunya seperi Smoke on The Water. Led Zeppelin dengan lagunya Starway to Heaven. Ia juga grup musik Tanah Air seperti Koes Plus, The Mercys.

Sebagai anak gaul EA juga mengikuti mode aktual seperti rambut gondrong, celana komprang, sepatu bermerek. Dua trend anak muda yang tidak pernah diikuti EA yaitu merokok dan masuk geng. Sejak bayi dia tidak merokok hingga sekarang. Salah satu hikmah tidak merokok yang dia rasakan adalah tidak ikut mencicipi narkoba.

Ia menamatkan SMA tahun 1979. Melalui jalur tes Perintis III ia melanjutkan ke Jurusan Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Jember (UJ). Jurusan agromoni merupakan “primadona” UJ.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.