Kini, setidaknya Rifda sudah menginjakkan kaki di Widi. Yakni di pulau yang paling besar: pulau Nusa Raa. Di pantainya: Pantai Umami.
Ternyata hari itu Rifda melihat banyak sekali perahu layar asing yang sudah buang sauh di sekitar pantai Umami. Rupanya, awalnya, Sail Widi akan dipusatkan di sini. Tapi terlalu jauh. Maka dilakukan di Bacan saja.
BACA JUGA: Gunung Kawi
Gubernur Maluku Utara juga ke Widi. Sebagian peserta upacara di Bacan melanjutkan acara ke Widi. Tapi Rifda harus segera balik ke Bacan. Batas waktu carter long boat-nya habis. Boat itu harus kembali ke Bacan sebelum gelap.
Rifda pun terpaksa pulang. Dengan dendam: harus ke Widi lagi. Siapa pun pemiliknya nanti.
Jadi, lelang itu jual pulau atau jual saham? Apa bedanya? (*)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi