Rabu, 3 Juni 2026, pukul : 05:12 WIB
Surabaya
--°C

Mau Voting

Jhelang Annovasho
Kalimat terakhir dalam tulisan Abah DI hari ini menguak bagaimana alam pikir Abah. Seperti yang sering diungkap Pak Pry, Abah itu orangnya… Anda semua sudah tahu. He he…. Begini. Saya rasa semua orang akan menemukan keseimbangannya. Menemukan zona nyamannya. Di situ dia akan berkembang baik secara pribadi, keilmuan, dan kontribusi ke masyarakat. Orang pintar biarkan mengorbit secara alami. Dari situ dia mengorbit secara wajar, secara stabil, tidak mudah goyah, tidak mudah menyatakan pembenaran, serta tidak mudah melakukan sesuatu yang mencelakai dan merusak nama baiknya. Satu lagi, tidak mudah tiba2 tenggelam entah kemana. Tenggelam jauh ke dalam tanpa lagi diketahui kemana perginya, oleh para pengikutnya. Pengikut yang dimaksud adalah pengikut instagramnya, bukan pengikut ideologinya. Setelah mengorbit secara wajar dan seimbang, jika ilmunya itu benar, ilmuwan itu akan diakui secara kokoh di masyarakat. Apalagi pak Yuda pernah mengalami goncangan kecil. Dia sudah sangat kokoh di posisinya, di orbitnya. Mohon maaf, tidak ada niat mengajari. Saya cuma berpendapat, juga bertanya meski tanpa tanda tanya. Selamat mengawali pekan yang baik untuk semuanya.

BACA JUGA  HEBOH!: "Ngegas Poll, Bleyer Poll, Keren Poll ‘Jayandaru Vol 1 2026’ Buktikan 2T Bukan Sekadar Kebisingan, Tapi Ekonomi dan Disiplin"

ALI FAUZI
Kadang kita, tepatnya NKRI, membuat peraturan bisa menjerat kita sendiri. Setidaknya membatasi inovasi. Bukan saja di bidang kedoketran, tapi juga di bidang-bidang lainnya. Misal di bidang kedokteran, terbukti drh Yuda dan dr Terawan jadi korban, di bidang perusahaan Pak DIS jadi korbannya –meski tak terbukti di pengadilan. Kapan kita bisa bikin peraturan yang minimal tidak mengekang inovasi….? Karena inovasi tiada henti.

EVMF
Pak Mirza kalau dirunut kebelakang “laser” pun (berdasarkan ilmu fisika) awalnya untuk kepentingan militer ; kemudian di-aplikasikan di bidang kedokteran, seperti untuk menghancurkan batu ginjal sehingga tidak perlu melalui tindakan operasi pengangkatan batu ginjal. Apakah lantas fisikawan (ahli laser) – layak menangani pasien sakit ginjal ?????

BACA JUGA  Satu Rumah, Tiga Matra Garuda: Jejak Emas Keluarga Atlet Mukti Wibowo Mengguncang Asia
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.