ALI FAUZI
Semua memang ada caranya. Ibaratnya, kita menarik benang yang terkubur dalam gunungan tepung tanpa meruntuhkan gunungan tepung itu. Itu sebabnya, Islam menasihati: Berdakwalah dengan cerdas dan bijaksana.
Pryadi Satriana
Saya rasa Pak Johan sudah tahu, bahwa manusia punya tanggung jawab “memayu hayuning bawono” atau pun “menyebarluaskan kebajikan” atau pun – dalam terminologi bahasa agama samawi – “menegakkan Tauhid/ Keesaan Allah.” Saya berkomentar karena ada kolom komentar dan ada yg perlu saya komentari, dan jg sudah dijelaskan bahwa Anda (siapa pun Anda) boleh setuju atau pun tidak. Saya melakukan yang perlu dilakukan dalam komentar saya dg ‘cara & gaya bahasa saya’, adapun tanggapannya terserah Anda masing-masing. Gitu aja. Salam. Rahayu.
Pryadi Satriana
Keyakinan yang mendasari praktik ciamsi adalah “meminta petunjuk ilahi”. Semua yang terkait ciamsi adalah rekayasa manusia. “Bermain-main dengan setan yang menyaru!” Neymar menangis sedih karena Brasil tersingkir dari piala dunia 2022. Saya sedih – walaupun saat ini ndhak menangis – karena Dahlan Iskan “membawa jamaah Disway dalam kemusyrikan.” Dahlan Iskan iku “ndendheng pol” – wuangel dikandani. Mugo2 ndhang sadar sebelum ajal menjemput. Aamiin. Salam. Rahayu.
yea aina
Buncis enak kalau dipake lalapan/ Memang pening dikala puan pede diusung/ Bisnis tidak perlu segede gaban/ Yang penting ada cuan segede gunung/ @mantuncuan
Leong putu
Iwak teri sayur sawi/ Ada buncis juga kemiri / Cerita ngeri ngunung kawi / Penuh mistis juga misteri / …. 365_ mantun gunung.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi