Waktu Sartinah tiba di TKP pukul 07.30, kondisi korban tergeletak di tiga kamar mandi berbeda. Di rumah itu ada tiga kamar mandi. Lantas, Sartinah bersama Dhio mengankat para korban satu per satu. Dibawa ke kamar masing-masing.
Sartinah: “Kondisi semuanya tidak sadar. Saya olesi minyak kayu putih. Trus Pakde (tetangga) datang ikut membantu mengolesi minyak ke tubuh Bapak (Abas Ahar). Badan mereka hangat.”
Lalu, Dhio menelepon omnya, Agus Kustiardo (58) yang kakak Heri Riyani. Rumahnya dekat. Segera tiba di TKP.
BACA JUGA: Ucapan Terima Kasih yang Kecut
Agus kepada pers: “Kondisi Abas, juga adik saya, dan keponakan Dhea semuanya pingsan. Saya ikut mengolesi minya kayu putih.”
Hampir bersamaan, tim polisi tiba di TKP. Langsung, polisi bertanya kepada semua orang di situ tentang kronologi penemuan tiga orang pingsan. Saat itu juga, dua korban, Abas dan Dhea dilarikan ke RS.
Satu korban lagi, Heri Riyani masih di rumah menunggu mobil atau ambulance. Selang beberapa waktu, Heri Riyani diangkut juga ke RS.
Sementara itu, sebagian polisi melakukan olah TKP, sebagian lainnya membawa Dhio ke Mapolres Magelang, dimintai keterangan lebih lanjut.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi