Jumat, 19 Juni 2026, pukul : 06:31 WIB
Surabaya
--°C

Dhio Racun Ayah Ibu dan Kakak, Apakah Salah Asuh?

2) Korban pelecehan psikologis yang halus, terselubung, dan tidak terlihat bagi orang luar. Bahkan, tidak disengaja oleh ortu, yang tujuannya malah baik, untuk memacu agar anak lebih bersemangat hidup.

Dennis Harrison mengatakan: “Kami sering melihatnya. Dan semua ceritanya sama. Para tetangga berkata: Tidak mungkin anak itu tega membunuh orang tua, karena ia anak baik. Juga, teman-teman pembunuh mengatakan: Ia anak baik, tidak kelihatan nakal.”

Tapi faktanya, anak itu membunuh ortu. Dan, semua orang yang mengenal keluarga tersebut, heran.

BACA JUGA: Inferiority Complex, Pelaku Meme Iriana Jokowi

Ulasan The Washington Post cuma analisis pakar psikologi forensik. Yang bisa jadi pelajaran bagi semua ortu dalam mendidik anak. Kalau anak terlalu dimanja, tentu bakal tidak dewasa. Sebaliknya, terlalu ketat disiplin juga bisa berakibat negatif terhadap anak.

BACA JUGA  Tonggak Penting Dua Bank: Indonesia dan China

Keluar dari teori apa pun, di kasus Magelang, Dhio mengaku ke polisi, bahwa ia didesak ortu disuruh kerja untuk membantu kehidupan keluarga. Ditilik dari usia Dhio, ia sudah cukup waktu untuk bekerja. Apalagi, Abas baru saja pensiun.

Kendati, perkara ini masih disidik polisi. Semua hal masih digali polisi, yang kelak perkaranya akan dilimpahkan di pengadilan. Saat itulah akan terungkap motifnya. (*)

Editor: DAD

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.