Ketidakpatuhan elit partai sebagaimana yang ditunjukkan oleh Ganjar, sampai – sampai mendapatkan kritik pedas dari fraksi PKB Jawa Tengah, Benny Karnandi, karena Ganjar belum menadatangani RKPD.
Benny Karnadi menyesalkan langkah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang jarang menghadiri rapat paripurna. Benny menganggap, sering absennya Ganjar membuat pembahasan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng akhirnya terhambat tidak kunjung selesai.
BACA JUGA: Berharap Jokowi Menjadi Negarawan!
“Berkaitan dengan gubernur Jawa Tengah yang pertama beliau sering kali tidak mengikut rapat paripurna dan mendelegasikan kewenanganya kepada, baik kepada wakil gubernur ataupun sekretaris daerah. Kemudian yang kedua yang lebih penting lagi bahwa sampai hari ini, RKPD yang kami dengar belum ditandatangani, sudah satu bulan lebih,” kata Benny mengajukan interupsi kepada pimpinan DPRD di gedung DPRD Provinsi Jateng, Kota Semarang, belum lama ini dikutip Republika di Jakarta, Kamis (3/11/2022).
Ketidakpatuhan Ganjar terhadap keputusan rakernas PDIP yang dia bacakan nampaknya berbuah peringatan keras PDIP terhadapnya.
Hal yang sama nampaknya dilakukan oleh Jokowi, sebagai bagian dari partai, PDIP menyebutnya sebagai petugas partai, terlihat Jokowi dalam berbagai kesempatan tak bisa membiarkan Ganjar berjuang sendirian untuk mendapatkan rekomendasi partai, itu artinya Jokowi tidak sedang bersama Puan Maharani yang juga digadang-gadang menjadi calon presiden dari PDIP.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi