Sampai di sini hubungan diuji. Inilah titik batas periodisasi.
Walker menulis: “Jika setelah tahap empat, pelaku masih melakukan DV lagi, maka kecil kemungkinan ia bisa berubah baik. Tinggal bagaimana si perempuan mengambil keputusan.”
BACA JUGA: Berdendang dalam Studi Kerumunan Massa
Itu masa sangat kritis bagi perempuan. Jika dia memilih jalan, melanjutkan hubungan, dia tahu risiko di kemudian hari. KDRT bisa terulang.
Sebaliknya, kalau perempuan memutuskan, putus hubungan, juga bukan berarti perempuan terbebas masalah. Karena, masih bakal ada ekornya.
Walker: “Banyak pelaku, terus melecehkan, membuntuti, dan menyakiti korban yang sudah lama meninggalkannya. Karena pelaku dendam. Bahkan bisa, pelaku membunuh korban.”
Hasil riset di Amerika Serikat (AS), kata Walker, sekitar 70 persen dari total korban cedera KDRT yang dilaporkan ke polisi AS, adalah pelaku yang sudah berpisah dengan korban. Bisa cerai atau putus pacaran. Pokoknya mereka sudah pisah.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi