Prof Dr Ethel Klein dalam bukunya: “Ending Domestic Violence: Changing Public Perceptions/Halting the Epidemic” (1997) menyatakan, berdasar hasil riset yang diurai di buku itu, pria hilang kendali bukan penyebab Domestiv Violence (DV atau KDRT).
Klein, yang guru besar psikologi Harvard University, AS (1979-1984) menuliskan, pelaku DV selalu sangat sadar. Bukan emosional. Tindakan pelaku, bahkan sudah direncanakan dengan tenang. Target jelas. Strategi serangan, jelas.
Bahkan, pelaku KDRT secara reflek selalu berusaha menyembunyikan tindak penganiayaan. Selalu di tempat sepi, tanpa saksi. Jika di tempat ramai seperti kasus D, pelaku menusuk dalam jarak sangat dekat. Publik tak melihat, karena terhalang badan. Baru kelihatan ada darah muncrat.
BACA JUGA: Flying Toilets? Tidak Ada di Surabaya
Argumen Prof Klein ternyata sederhana. Jika DV disebabkan pelaku hilang kendali, pelaku DV tidak mungkin memukul, menyiksa polisi. Meskipun pelaku sangat emosional (hilang kendali) pada polisi.
Karena, meski hilang kendali, pelaku masih mikir dampak mukul polisi. Berat. Takut.
Contoh lain, pelaku DV ketika hilang kendali, pun tidak mungkin memukul bos, atasan tempat ia bekerja. Sebab, ia paham dampaknya berat.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi