Di situ D tahu, bahwa itu F, eks suami. Syok. Panik. Spontan ia teriak, minta tolong ke warga sekitar. Sebab, dia segera sadar, bahwa tabrakan itu disengaja.
Di saat bersamaan, pada jarak sangat dekat, F menusuk perut D dengan pisau. Bres…
F, pekerja bangunan itu, langsung kabur dengan motornya. Bagai adegan dalam film detektif.
D merasa tidak ada masalah. Ia cuma merasa dipukul bagian perut. Tapi warga berteriak: “Bajingan… bawa pisau, tuh… nusuk tuh, pisaunya berdarah.”
BACA JUGA: Kebaya Merah Menuju Kreasi Pornhub
D: “Saya merasa perut saya dingin. Lalu berubah panas. Saya liat, darah mancur di situ.”
Setelah diamati D, ternyata tusukan F mengenai tas isi yughurt. Tembus dalam tas, menusuk botol-botol plastik yughut. Tembus, botol yughurt jebol. Tembus lagi, menusuk perut D. Ujung pisau masuk perut D sekitar tiga sentimeter.
D: “Alhamdulillah kena tas duluan. Kalau langsung, mati dah saya.”
Warga menolong D melarikan ke rumah sakit. Ditangani dokter. Jahitan lima.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi