Bila PDI-P yang bermarkas di LA (Lenteng Agung) kekeh mencapreskan Puan, semisal. Maka, tak menutup kemungkinan Presiden Jokowi (JKW) yang dinisbatkan selaku petugas partai akan ikut ‘main’ mencapreskan GP. Dengan harapan kalau GP menang dan jadi Presiden RI 2024-2029 maka kursi Ketum PDI-P yang diduki Megawati akan diambil alih JKW.
Dengan demikian, Mega-Puan atau trah Soekarno tidak lagi menguasai parpol berlambang kepala banteng merah. Seru.
BACA JUGA: Sebulan Menolak Lupa Tragedi Kanjuruhan
Lebih seru lagi di bursa cawapres. Banyak yang ingin jadi, ada: Airlangga Hartarto, AHY, Mahfud MD, Erick Thohir, Muhaimin Iskandar, Khofifah, Zulhas dan Ridwan Kamil.
Mereka sudah menebar pencitraan di berbagai daerah dengan memasang baliho dan spanduk serta poster.
Bahkan, mereka memanfaat posisi jabatannya saat berkunjung ke daerah dengan mempromosikan diri.
Lalu bakal ada berapa paslon Capres Cawapres di Pemilu 14 Februari 2024 nanti? Kemungkinan paslonnya seperti ini:
1. ARB- AHY atau ARB-RIDWAN KAMIL/AHMAD HERYAWAN Koalisi Nasdem PD PKS
2. GP-PUAN atau PUAN-ERICK TOHIR (ETO), GP-ETO PDI-P non koalisi
3. AIRLANGGA HARTATO (AH)-ZULHAS = Koalisi Indonesia Bersatu Golkar, PAN, PPP
4. PS-MUHAIMIN ISKANDAR, PS-AP (ANDIKA PERKASA) Koalisi Gerindra PKB

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi