Wisuda Unisda Lamongan, Stafsus Diaz Hendropriyono : Era Digital Dibutuhkan Pola Hidup Baru

waktu baca 2 menit
Rektor Unisda Muhammad Hafidh Nashrullah bersama Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Diaz Hendropriyono.

LAMONGAN-KEMPALAN: Staf khusus Presiden Republik Indonesia, Diaz Hendropriyono mengatakan, di era yang serba digital seperti saat ini dibutuhkan pola hidup baru dengan mengedepankan dukungan penelitian.

Hal tersebut disampaikan Diaz saat orasi ilmiah dalam Rapat Terbuka Senat Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) Lamongan sekaligus Wisuda Sarjana/Pascasarjana tahun 2022.

Dengan tema Transformasi Sumberdaya Millenial Indonesia di Era Digital untuk Indonesia Maju, kata Diaz, pola hidup baru diperlukan mengingat Indonesia diprediksi mengalami bonus demografi. Sedang daya dukung bumi terbatas.

“Aktivitas kehidupan dan perilaku manusia yang mengalami peningkatan, baik jumlah populasi maupun angka harapan hidup, telah signifikan mengotori bumi sehingga mengancam keberlangsungan makhluk hidup ke depannya,” katanya, dalam keterangan pers Unisda, Senin (31/10).

Diaz pun menegaskan, dibutuhkan inovasi-inovasi di berbagai sektor kehidupan sebagai solusi yang tidak memerlukan banyak lahan dan air sekaligus tidak menimbulkan banyak gas emisi.

Oleh karenanya, ia juga menyampaikan bahwa kendaraan listrik, khususnya motor listrik, salah satu contoh yang tengah dikembangkan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) sebagai bentuk inovasi di sektor transportasi.

Diaz juga mengapreasi slogan Unisda Lamongan, sebagai University With Global Vision. Unisda mampu memiliki wawasan ke depan sebagai universitas yang berwawasan dunia.

Wisuda Universitas Islam Darul `Ulum (Unisda) Lamongan diikuti 1.500 lulusan dan juga dihadiri  Staf Jhusus Presiden Republik Indonesia, Diaz Hendropriyono sebagai orang tua wali di Gedung Sasana Budaya dan Olahraga (Sabudga), Sabtu (29/10)

Rektor Unisda Muhammad Hafidh Nashrullah menyampaikan sambutan kepada 455 wisudawan/wisudawati bahwa setiap orang memiliki bakat dan kemampuan sehingga perlu mengenali potensi diri di bidangnya.

“Kalian semua diciptakan oleh Tuhan secara unik. Meskipun jurusannya dan umurnya sama, tetapi sentuhan ilahiah di hati dan skill pasti berbeda-beda, maka pastikan kenali potensi kalian di bidang masing-masing,” kata Hafidh.

Kegiatan wisuda tersebut dibuka dan ditutup oleh Ketua Senat Unisda M Afif Hasbullah yang juga menjabat sebagai Ketua KPPU RI dan dihadiri oleh Ketua Yayasan LPIS Darul Ulum Lamongan Siti Djamilah, Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah VII, serta sivitas akademika Unisda. (Dwi Arifin)

Editor: DAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *