Rabu, 29 April 2026, pukul : 03:57 WIB
Surabaya
--°C

Sanepa Anies

Fadli Zon dan Fachri Hamzah menyebut Jokowi sebagai ‘’plonga-plongo’’. Baik Fadli maupun Fachri tidak punya latar belakang budaya Jawa. Bagi orang Jawa Fadli dan Fachri disebut sebagai ‘’gak jowo’’ tidak Jawa, yang berarti belum matang dalam bersikap.

Tapi diksi plonga-plongo yang dipakai ‘’ganda putra’’ Fadli-Fachri itu menjadi diksi yang sangat populer dan menjadi kosa kata baru dalam kamus politik Indonesia. Gaya politik Jokowi yang sederhana dan merakyat itu di mata banyak orang menjadi plus, tapi di mata Fadli dan Fachri menjadi minus.

BACA JUGA: Anies Antitesa Jokowi

Era Jokowi segera berakhir, dan akan muncul era baru. Anies Baswedan menjadi antitesa Jokowi dalam banyak hal. Intelektualitas hanya salah satu di antaranya saja. Zulfan Lindan mengungkap hal itu ke publik, dan ditanggapi dengan sangat keras dan cenderung panik oleh Hasto Kristiyanto.

Sebenarnya tidak ada yang baru dalam pernyataan Zulfan. Anies Baswedan menjadi antitesa Jokowi, sebagaimana Jokowi menjadi antitesa SBY. Fenomena ini menjadi hal yang biasa dalam politik. Siklus 10 tahun SBY berakhir digantikan oleh Jokowi. Siklus 10 tahun Jokowi berakhir dan akan muncul siklus baru.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.