Bagi pendukung Anies dan relawannya tak bisa lagi bersikap antikritik, harus terbuka, harus bisa menerima bahwa maju dan tidaknya Anies bergantung kesepakatan komunikasi dengan partai politik yang ada.
Perjuangan Anies tentu tak lagi mudah, karena Anies harus bisa merangkul semua. Hal yang sama juga, para pembenci Anies dan oligarki, tentu tak tinggal diam untuk menggagalkan Anies, mereka tak akan mau adanya perubahan, mereka sudah menikmati kenyamanan merampok uang negara.
BACA JUGA: Anies Capres, Kemanakah Dewan Kolonel dan Dewan Kopral Berlabuh?
Anies tak bisa dibiarkan sendirian, tantangan Anies dan gangguannya juga akan semakin massif. Coba lihat betapa bernafsunya Firly Bahuri melalui KPK berusaha mentersangkakan Anies, sebagaimana yang diberitakan Tempo. Hal yang sama juga bisa dilihat betapa masifnya serangan terhadap Nasdem melalui media media mainstream dan buzzer pemecah belah bangsa, belum lagi upaya massif oligarki untuk menggagalkan pencalonan Anies, dan akan banyak lagi upaya upaya kotor yang dilakukan untuk menghadang Anies sebagaimana disinyalir oleh SBY.
Mengutip pendapat Seligman ( Olson, 2005 ), harapan adalah emosi positif mengenai masa depan. Harapan adalah suatu upaya yang dilakukan individu dengan cara mempercayai orang lain yang berkembang dengan memiliki kreativitas, kepekaan dan semangat hidup.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi