Jumat, 8 Mei 2026, pukul : 21:31 WIB
Surabaya
--°C

Terima Kasih Surya Paloh!

Alwi Sagaf Alhadar

Oleh: Alwi Sagaf Alhadar

KEMPALAN: Untuk kali kedua saya mendengar ucapan itu keluar dari mulut Anies Baswedan. Senin pagi, 3 Oktober 2022 di depan layar kaca CNN Indonesia. Suara itu menggema dari berbagai media mainstream hingga media sosial.

Sumber suara itu berasal dari lantai 4 NasDem Tower di Kawasan Gondangdia, Jakarta, saat Anies resmi dideklarasikan sebagai bakal calon presiden RI 2024 dari Partai NasDem. “Dalam manifesto Nasional Demokrat yang berjudul Restorasi Indonesia, izinkan saya bacakan sebagian isinya”.

Ini isi manifestonya, Anies melanjutkan, “Kami mencita-citakan demokrasi Indonesia yang matang yang menjadi tempat persandingan keragaman dengan kesatuan, dinamika dengan ketertiban, kompetisi dengan persamaan, kebebasan dengan kesejahteraan.”

Dua belas tahun silam, masih di Jakarta, namun di tempat yang berbeda. Tepatnya di Jakarta Convention Center (JCC) Kawasan Senayan, saya hadiri deklarasi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Nasional Demokrat pada 1 Februari 2010.

Sesaat setelah acara pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan, sejumlah deklarator dari lintas profesi naik ke atas panggung. Antara lain, Surya Paloh (sebagai pendiri), Sultan Hamengku Buwono X, Siswono Yudohusodo, Ferry Mursyidan Baldan, Anies Baswedan, IGK Manila, serta banyak lagi tokoh lainnya.

Anies kemudian maju ke depan membaca manifesto Nasional Demokrat. Sebagian narasi manifesto itu yang kembali dia ulangi saat deklarasi bakal calon presiden 2024 dari Partai NasDem.

***

Sebenarnya kehadiran saya di momen deklarasi Ormas Nasional Demokrat itu tanpa disengaja. Kala itu, saya sedang menghadiri acara pernikahan misanan saya di Bandung. Siang menjelang sore tiba-tiba telepon genggam saya berdering. Dari ujung telepon terdengar suara teman yang “mengharuskan” saya segera balik ke Jakarta. “Langsung check-in di Hotel Sultan,” tegasnya.

Rupanya ada beberapa peserta dari Maluku Utara yang berhalangan hadir. Alhamdulillah, hitung-hitung lumayanlah. Bisa inap gratis di hotel bintang 5. Menjelang maghrib saya tiba di hotel yang dulunya bernama Hilton.

Esoknya, saat sarapan pagi di restoran hotel, saya diperkenalkan dengan Pak Surya Paloh (SP) oleh Ketua DPW Ormas Nasional Demokrat Maluku Utara Prof. Dr. Abdurrahman Marasabessy (Alm). Kami sempat berbagi cerita sebelum menuju ke JCC. Walau sesaat, namun kesan yang saya dapatkan SP adalah sosok yang ramah, cerdas, dan berkarakter.

Selain sebagai politisi senior, SP juga dikenal “bertangan dingin” dalam mengelola media. Ia dikenal sebagai orang yang membuat media massa berwarna pertama di Indonesia. Harian Prioritas namanya, lahir pada 1987. Salah satu rubrik yang menarik berjudul ‘Selamat Pagi Indonesia’. Selalu dinantikan pembaca. Selain tampilan yang menarik juga sarat “kritik membangun”. Sayangnya, baru seumur jagung, media cetak yang kinclong ini akhirnya dibredel. Kini harian Media Indonesia hasil besutannya bertengger di papan atas media nasional.

Selalu mau yang terbaik. Penghujung tahun 2000, SP kembali meluncurkan televisi berita yang pertama di Indonesia. Metro TV namanya. Programnya beragam. Selain hard news, stasiun televisi yang mengangkat motto Knowledge to Elevate ini juga menebar aneka info yang bermanfaat bagi perkembangan iptek.

***

Di antara sejumlah ketua umum partai politik di Indonesia, hanya SP lah yang berlatar seorang jurnalis. Bisa jadi metode kerja jurnalistik yang terkenal dengan rumus 5W1H, rumusan jurnalis Inggris, Rudyard Kipling (1865-1936), diramu dengan strategi politik yang jitu. Akhirnya berhasil menempatkan parpol yang berslogan Gerakan Perubahan ini di posisi 5 besar.

Padahal parpol yang juga mengusung motto Restorasi Indonesia ini baru saja berusia satu dekade. Ini menunjukkan bahwa SP piawai dalam mengkalkulasi langkah strategis ke depan. Futuristik.

Keputusan telah ditetapkan. Anies Baswedan telah didapuk menjadi bakal calon presiden 2024 dari Partai NasDem. Sekali layar terkembang, pantang surut ke belakang. Kontan berbagai apresiasi, simpati, dukungan, diiringi ucapan terima kasih tertuju ke SP dan seluruh jajaran partai yang berlogo dinamis bak bumi yang selalu berputar.

SP, Why Not the Best?

Ternate, 5 Oktober 2022

Alwi Sagaf Alhadar
Kolumnis

Editor: Freddy Mutiara

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.