MALANG-KEMPALAN: Presiden FIFA, Gianni Infantino dikabarkan siap untuk membantu perbaikan tata kelola sepak bola Indonesia agar Tragedi Kanjuruhan tak terulang kembali.
Kabar tersebut diungkapkan langsung oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo usai menjenguk sejumlah korban Tragedi Kanjuruhan yang masih dirawat di RSUD Dr Saiful Anwar, Kota Malang, pada hari Rabu (5/10).
“Senin malam saya sudah menelepon Presiden FIFA, Gianni Infantino. Beliau menyampaikan, kalau diperlukan, FIFA bisa membantu memperbaiki tata kelola sepak bola Indonesia, beliau menyampaikan kesanggupannya.” kata pria yang akrab disapa Jokowi itu.
BACA JUGA: Ajukan Somasi, Aremania Tuntut Presiden Jokowi Minta Maaf
Sebelumnya pada Upacara HUT TNI di Istana Negara, Jokowi mengatakan bahwa dirinya telah berbincang dengan Infantino dan menyerahkan semua keputusan kepada FIFA, termasuk kemungkinan adanya sanksi.
“Saya telah menelepon dan berbicara langsung dengan Presiden FIFA, Presiden Gianni Infantino, berbicara banyak mengenai tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang dan juga berbicara mengenai FIFA under twenty [Piala Dunia U-20 2023],” ucap pria kelahiran Surakarta itu.
BACA JUGA: Kontrak Hak Siar jadi Alasan PT LIB Paksa Arema vs Persebaya Digelar Malam?
“Kami berbicara banyak, tetapi keputusan [sanksi] apapun adalah kewenangan di FIFA.” tambah pria berusia 61 tahun itu.
Pria lulusan Universitas Gajah Mada itu juga mengakui bahwa manajemen sepak bola di Indonesia perlu banyak perbaikan agar tragedi serupa tak terulang kembali.
“Dari peristiwa ini kita harus perbaiki semuanya, manajemen pertandingan, manajemen lapangan, manajemen pengelolaan stadion, semua harus kita audit total. Saya tidak ingin peristiwa ini terjadi lagi di negara kita.” tutup Jokowi.
(*) Edwin Fatahuddin

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi