Rabu, 13 Mei 2026, pukul : 03:18 WIB
Surabaya
--°C

Ning Imaz

Kasus Eko Kuntadhi kembali menjadi contoh bagaimana dunia digital menjadikan seseorang menjadi lepas kontrol dan lupa akan etika dan tatakrama. Sebuah survei yang diselenggarakan oleh Microsoft pada 2020 menempatkan netizen Indonesia pada posisi terbawah ‘’Digital Civility Index’’ atau indeks keberadaban digital di Asia Tenggara.

Survei itu mengukur tingkat kesopanan digital pengguna internet dunia saat berkomunikasi di dunia maya. Netizen Indonesia menempati urutan terbawah se-Asia Tenggara, alias paling tidak sopan di wilayah tersebut. Tingkat kesopanan warganet Indonesia memburuk delapan poin ke angka 76. Semakin tinggi angkanya tingkat kesopanan semakin buruk. Urutan pertama dihuni oleh netizen Singapura yang juga menempati peringkat keempat secara global, dengan total 59 poin.

BACA JUGA: Pinangki

Bangsa Indonesia selalu mengklaim sebagai bangsa yang sopan dan ramah tamah. Tapi, dunia digital sudah mengubah kondisi itu. Kita pantas malu pada negara-negara lain di seluruh dunia yang punya tingkat kesopanan lebih baik.

Kasus Eko Kuntadhi ini akan semakin memperburuk wajah Indonesia di atas publik internasional. (*)

Editor: DAD

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.