Kamis, 21 Mei 2026, pukul : 12:40 WIB
Surabaya
--°C

Seribu Kunang-Kunang di Manhattan, Warisan Abadi Umar Kayam

Menurut Prof Faruk, semua karya Umar Kayam mencerminkan dan menggambarkan pribadi Umar Kayam, meskipun ada periodesisasinya. Ada beberapa karya yang menunjukkan kematangan Kayam secara intelektual. Meski demikian, konsistensi kepedulian Kayam terhadap wong cilik tetap terjaga sepanjang masa.

BACA JUGA: Kisah Carlota dan Makhluk Hibrida Dr. Moreau

Salah satu yang paling khas adalah dalam setiap kuliah selalu memberi tugas kepada mahasiswa untuk menulis apakah mahasiswa mengenal ART (asisten rumah tangga), dan itu selalu konsisten dilakukan tiap kali mengajar.

Apakah karya Kayam hanya dinikmati oleh generasi ‘’kolonial’’ dan tidak bisa dinikmati oleh anak-anak milenial? Ternyata masih banyak yang meminati karya Umar Kayam. Selain anak-anak muda yang mementaskan Kunang-Kunang sebagai karya teater, masih ada percetakan di Yogya yang terus mencetak Kunang-Kunang dan peminatnya adalah anak-anak muda generasi milenial. (dhimam abror)

Editor: DAD

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.