Rabu, 13 Mei 2026, pukul : 06:04 WIB
Surabaya
--°C

Sensasi Itu Bernama Alcaraz

NEW YORK-KEMPALAN: Kalau tahun lalu Emma Raducanu menjadi sensasi dalam ajang US Open dengan menyandang status juara termuda, maka kali ini sebutan tersebut diberikan kepada petenis putra Carlos Alcaraz. Usia petenis yang bernama lengkap Carlos Alcaraz Garfia tersebut masih 19 tahun 129 hari.

Alcaraz memenangi sektor putra US Open 2022 setelah mampu mempecundangi petenis Norwegia yang merupakan unggulan kelima Casper Ruud 6-4 2-6 6-7 6-3 dalam babak final di Arthur Ashe Stadium, Flushing Meadows-Corona Park, Queens, New York, Senin (12/9).

Bukan hanya merengkuh gelar sebagai juara US Open termuda dalam sektor putra sejak Pete Sampras pada 1990, Alcaraz melesat jadi petenis nomor satu dunia menyalip petenis seniornya di Spanyol Rafael Nadal (posisi ketiga) dan Daniil Medvedev (posisi keempat).

Bukan hanya Alcaraz yang mampu merangsek ke papan atas peringkat ATP, lawannya Ruud pun juga menembus ke papan atas mengikuti jejak Alcaraz. Ruud pun naik lima setrip ke posisi kedua. Perolehan poinnya terpaut 90 poin dari Alcaraz.

Alcaraz jadi petenis termuda yang memuncaki daftar peringkat pertama versi ATP setelah terakhir status itu digenggam Lleyton Hewitt pada 19 November 2001 silam. Hewitt ketika itu memuncaki peringkat ATP pada usia 20 tahun 268 hari.

Selebrasi Carlos Alcaraz Garfia setelah mengalahkan Casper Ruud dalam final US Open 2022, Senin WIB (12/9). (Foto: USTA)

Bagi Alcaraz, menuliskan namanya sebagai petenis nomor satu dunia sudah jadi seperti mimpi berubah menjadi nyata.

’’Ini (jadi petenis nomor satu dunia) adalah sesuatu yang saya impi-impikan sejak saya masih kecil. Ketika itu saya bermimpi menjadi petenis nomor satu dunia dan memenangi Grand Slam,’’ ungkap Alcaraz yang dikutip dari laman resmi US Open.

’’Sulit untuk berkata-kata untuk saat ini. Ada banyak emosi yang mengalir dalam diriku,’’ tambah petenis yang dikenal sebagai pendukung klub raksasa sepak bola Spanyol Real Madrid itu.

Maklum, tahun lalu Alcaraz masih mentok bersaing sampai perempat final dalam US Open. Begitu pula dalam peringkat ATP-nya. Nuansa sensasi itu makin nyata begitu mengetahui Alcaraz baru tahun ketiga ini menjalani persaingan dalam Grand Slam. Tepatnya saat debutnya di French Open 2020 ketika Nadal jadi pemenangnya.

’’Prestasi ini adalah yang selama ini saya coba meraihnya. Saya bekerja keras untuk mendapatkannya. Di saat usiaku masih 19 tahun, semua keputusan penting diambil tim dan orang tuaku. Gelar ini yang terasa sangat spesial,’’ tutup Alcaraz. (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.