Situasi demokrasi yang seperti ini menciptakan suasana bernegara yang tidak nyaman, terbelah dan saling mencurigai, tak ada lagi suasana damai dan saling melengkapi untuk kebaikan Indonesia. Selalu mereka yang dianggap berbeda harus dihabisi.
Dugaan pembunuhan berencana yang dilakukan oleh Sambo terhadap anak buahnya Brigadir Josua di institusi kepolisian, Pembunuhan rakyat sipil di KM 50 oleh oknum anggota kepolisian menjadi praktik bernegara yang tidak baik, praktik pelanggaran HAM yang telanjang.
BACA JUGA: Menakar Daya Tarik Anies
Berbeda pendapat yang seharusnya menjadi anugrah didalam berdemokrasi kini dianggap sebagai ancaman, siapapun yang dianggap lawan harus dihancurkan dengan cara apapun.
Instrumen negara yang seharusnya menjadi melayani dan mengayomi rakyat kini berubah lebih banyak menjadi pelayan kekuasaan.
Yang terbaru adalah praktik telanjang pemasungan demokrasi, pemanggilan Anies Baswedan, Gubernur DKI oleh KPK berkaitan dengan penyelenggaraan Formula E. Penjatuhan Anies didesain sangat sistematis dan telanjang melanggar norma dan etika.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi