Sabtu, 18 April 2026, pukul : 11:14 WIB
Surabaya
--°C

Revlon Tercekik Utang, Perusahaan Kosmetik Berumur 90 Tahun Ini Ajukan Permohonan Bangkrut!

JAKARTA-KEMPALAN: Perusahaan kosmetik asal Amerika Serikat, Revlon, mengajukan permohonan bangkrut ke pengadilan karena terjebak utang sebukit dan ketatnya persaingan bisnis kosmetik saat ini.

“Pengajuan hari ini akan memungkinkan Revlon untuk menawarkan kepada konsumen kami produk ikonik yang telah kami berikan selama beberapa dekade, sambil memberikan jalur yang lebih jelas untuk pertumbuhan kami di masa depan,” ungkap Debra Parelman, CEO Revlon.

Pasalnya, Revlon merupakan perusahaan kosmetik yang telah beroperasi selama 90 tahun. Perusahaan tersebut saat ini sedang mengalami masa sulit berupa masalah likuiditas yang membuat mereka sulit untuk membayar utang.

Revlon mengabarkan bahwa mereka hanya bisa menghasilkan USD 575 juta atau dalam kurs Rp14.809 per dolar AS sebesar Rp8,51 triliun untuk digunakan membayar utang dan memenuhi operasional perusahaan sehari-harinya.

Namun selain utang, permasalahan yang dihadapi Revlon saat ini adalah adanya persaingan dunia kosmetik yang ketat. Dalam beberapa tahun terakhir kosmetik merk artis seperti Kylie Jenner’s Kylie Cosmetics dan Rihanna’s Fenty Beauty membuat perusahaan tersebut kehilangan penjualan.

Penurunan penjualan akibat wabah COVID-19 juga memengaruhi Revlon. Selain itu, sulitnya rantai pasokan yang membuat mereka kesulitan untuk memproduksi kosmetik.

Revlon mengatakan dalam pengajuan kebangkrutannya bahwa gangguan di musim semi mengenai rantai pasokan mendorong persaingan yang ketat untuk bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan produk kosmetiknya. Selain itu, di saat yang sama vendor menuntut pembayaran sebelum pesanan baru dilakukan, kekurangan tenaga kerja, dan inflasi yang memperburuk situasi.

“Dengan kekurangan bahan yang diperlukan di seluruh perusahaan, persaingan untuk bahan yang tersedia sangat ketat,” ujar Robert Caruso, Kepala Restrukturisasi Revlon, pada Jumat (17/6/2022).

Caruso memberikan contoh untuk membuat satu tabung lipstik saja bahan baku yang mereka butuhkan adalah 35 hingga 40 jenis. Kurang dari satu bahan baku saja produksi lipstik tersebut dapat berhenti total.

Karena pengajuan kebangkrutannya, pada hari Kamis kemarin saham Revlon pun anjlok sebesar 44 persen sebelum ditutup turun 13 persen.

Pada tahun 2020 kemarin Revlon juga sempat menjadi berita utama karena Citigroup Inc (C.N) mengirimkan hampir USD 900 juta atau dalam kurs Rp14.835 sebesar Rp13 triliun secara tidak sengaja dari uangnya sendiri kepada pemberi pinjaman Revlon.

Hakim kebangkrutannya diminta Revlon untuk mengkonfirmasi bahwa pengajuan ke pengadilan tidak akan menghentikan banding berkelanjutan Citibank atas USD504 juta atau sebesar Rp7 triliun. (CNN/Detik/Merdeka/Kompas, Arlita Azzahra Addin)

Editor: Reza Maulana Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.