Bagus juga Zulhas diberi tugas sebagai Mendag supaya tahu merasakan bagaimana menghadapi mafia.
Ada pandangan yang masih melihat niat baik Jokowi merombak kabinet untuk merealisasikan janjinya bersih-bersih menjelang lengser 2024.
Namun, sayang Jokowi tak berdaya ketika menghadapi ketum – ketum parpol yang menolak kadernya dilengserkan. Analisis yang menentang itu, seperti sudah disebut mengatakan justru konsolidasi politik menjadi kebutuhan mendesak Jokowi saat ini. Untuk memperkuat posisi politiknya dengan menciptakan situasi sebagai “petugas parpol” dia hanya mengikuti kemauan petinggi parpol. Mana yang benar, wallahualam.
Dalam politik, memang tidak ada yang terjadi secara kebetulan. “Jika itu terjadi, Anda bisa bertaruh itu direncanakan begitu ,” kata Franklin D. Roosevelt. Franklin Delano Roosevelt (9 Januari 1882 – 12 April 1945) adalah Presiden Amerika Serikat ke-32 dan merupakan satu-satunya Presiden Amerika Serikat yang terpilih empat kali dalam masa jabatan dari tahun 1933 hingga 1945. Roosevelt membantu Amerika Serikat memulihkan diri dari masa “Depresi Hebat”.
Dalam perencanaan terhadap Perang Dunia II, dia yang mempersiapkan AS untuk menjadi “Gudang Senjata Demokrasi” melawan kekuatan Jerman Nazi dan Kekaisaran Jepang. Visinya tentang organisasi internasional yang efektif untuk menjaga perdamaian tercapai dengan dibentuknya PBB ( Persatuan Bangsa-Bangsa). Adakah Jokowi diilhami oleh perjalanan politik Franklin Dellano Roosevelt? Entahlah. (*)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi