PARIS-KEMPALAN: Menjalani pertandingan final Liga Champions di Stade de France, Saint-Denis, jadi pengalaman pertama Liverpool FC. Begitu pula untuk der trainer LFC Jurgen Klopp. Beda seperti Real Madrid yang pernah menaklukkan Grand Stade (sebutan Stade de France) saat final Liga Champions 2000.
Ketika itu, Los Merengues (julukan Real) menghancurkan sesama klub Liga Spanyol Valencia CF dengan tiga gol tanpa balas. Tetapi, apa yang dirasakan penggawa Real atau Valencia saat itu akan berbeda seperti Virgil van Dijk dkk dalam final Minggu dini hari (29/5).
Sebab, LFC akan menghadapi perlawanan El Real yang berambisi mengulang suksesnya menang di Stade de France lagi, di lapangan yang baru. Seperti diketahui, rumput Stade de France diganti khusus untuk perebutan Si Kuping Lebar (sebutan trofi juara Liga Champions).

BACA JUGA: Lawan Liverpool di Final Liga Champions, Courtois Siap Jadi Algojo Penalti
Penggantian rumput lapangan Stade de France tersebut pun hanya dilakukan kurang dari 72 jam sebelum kickoff. Konon, rumput yang lama tersebut sudah dipergunakan di Stade de France saat FC Barcelona mengalahkan Arsenal 2-1 dalam final 2005–2006.
Baik penggawa The Reds ataupun Real sama-sama diberi waktu sejam untuk menjajal rumput itu pada Jumat petang waktu setempat. Meski begitu, Klopp sudah mengeluhkan kondisi lapangan baru tersebut.
Dia menyebut bahwa penggantian rumput baru Stade de France belum sempurna. ’’Aku tak tahu seberapa buruk atau bagusnya, aku hanya melihatnya. Ketika wasit sedang berlatih dan aku pun melihat bola memantul,’’ ungkap Klopp.
’’Mungkin itu sempurna, tapi kelihatannya tidak sempurna. Aku harap tak ada yang menulis soal ‘Klopp mengeluh tentang lapangan’. Aku baik-baik saja,’’ tambah Kloppo (sapaan akrab Klopp) yang sebelumnya merasakan rumput di empat stadion berbeda dalam final Liga Champions.
BACA JUGA: Mane Dikaitkan dengan Bayern, Begini Kata Klopp
Yaitu di Wembley Stadium (London), NSC Olimpiyski (Kyiv), Wanda Metropolitano (Madrid), dan sekarang di Stade de France. Dia meyakini, bukan hanya LFC yang akan merasakan kualitas lapangan baru Stade de France ini. Begitu pula dengan Karim Benzema dkk.
’’Jika ada yang berpikir bahwa ini ide menarik dengan mengganti lapangan. Tapi, itu sama sekali tidak membunuh mood-ku satu persen pun. Aku sangat senang bermain di sini,’’ tambah pelatih terbaik Liga Primer Inggris musim 2021–2022 tersebut. (ESPN, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi