Menu

Mode Gelap

kempalanggun · 21 Mei 2022 02:26 WIB ·

Tepis Isu Negatif, Relawan Anies P-24 Sumut Gencarkan Kunjungan ke Gereja


					Anies-Madroy (Foto. KBA) Perbesar

Anies-Madroy (Foto. KBA)

MEDAN–KEMPALAN: Pendukung Anies Baswedan yang tergabung dalam Relawan Anies P-24 Sumatera Utara terus bergerak menyosialisasikan sosok dan prestasi Anies Baswedan ke masyarakat.

Selain itu mereka pun terus mengajak masyarakat menjadi relawan untuk memperkuat gerakan perjuangan memenangkan Anies Baswedan pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

“Kami tetap tujuannya mengumpulkan dan memperbanyak relawan dengan berbasis KTP. Setiap hari ada saja penambahannya (relawan),” jelas Ketua DPW Relawan Anies P-24 Sumut, H. Madroy Kamis, 19 Mei 2022.

Relawan Anies P-24 pun sudah tersebar di hampir semua kabupaten/kota di provinsi tersebut. Dari 33 kabupaten/kota di Sumut, tinggal di lima daerah lagi yang belum terbentuk kelompok relawan tersebut.

Yaitu, Labuhan Selatan, Labuhan Utara, Tanah Karo, Dairi, dan Nias Selatan.

Meski begitu, dia mengakui ada tantangan yang mereka hadapi dalam menyosialisasikan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut, khususnya kepada masyarakat nonmuslim.

Di kalangan masyarakat ini Anies menuai resistensi karena dianggap bagian dari kelompok radikal bahkan disebut-sebut ingin mendirikan khilafah.

Karena itu, Madroy bersama Sekjennya menggencarkan kunjungan ke gereja-gereja dan organisasi-organisasi kemasyarakatan dari kelompok yang menolak Anies tersebut.

“Saya membuat terobosan dengan mengunjungi gereja-gereja. Saya juga door to door ke organisasi-organisasi mereka,” ungkap Madroy, yang memilih pensiun dini dari dinas Polri empat tahun lalu dengan pangkat terakhir Aiptu.

Kepada masyarakat tersebut, mereka menepis berbagai isu tersebut.

Untuk meyakinkan, Madroy yang juga Ketua Umum Asosiasi Home Industri Indonesia (Ahindo) ini membeberkan fakta bagaimana kedekatan Anies dengan semua pemuka agama di Jakarta. Bahkan Anies mempunyai kebijakan memberikan bantuan untuk semua rumah ibadah. Tidak kurang dari Rp 11 miliar yang disalurkan untuk renovasi dan pembangunan rumah ibadah selama tahun 2022 ini.

Anies juga memiliki program bantuan operasional tempat Ibadah (BOTI).

“Pak Anies seorang gubernur yang dekat dengan semua warganya. Tidak membeda-bedakan. Gereja-gereja juga dibantu. Jadi kita yakinkan mereka Pak Anies bukan seperti itu (radikal),” ungkapnya.

Dia menyayangkan isu tersebut masih saja merebak di masyarakat. Bahkan di beberapa daerah lainnya seperti di Banten. “Bahkan (di Banten) lebih keras lagi,” katanya yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Wilayah 1 DPP Relawan Anies P-24 yang bertanggung jawab atas Pulau Sumatera dan Pulau Jawa.

Untuk membuktikan bahwa Anies bukan dari kelompok Islam radikal, dia pun mengangkat seseorang yang beragama Kristen yang memang pendukung Anies menjadi Ketua Relawan Anies P-24 Banten. Yaitu, Dr. Yohana, M. Kom, seorang pimpinan sebuah perguruan tinggi di Banten.

“Sengaja saya angkat (Yohana) untuk membuktikan Pak Anies tidak ada kaitan dengan Negara Islamic dan khilafah,” tandasnya. (kba)

Editor: Freddy Mutiara

 

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Puan Kenang Sosok Tjahjo Kumolo sebagai Sosok Tenang dan Sederhana

1 Juli 2022 - 13:04 WIB

Teriakan Anies Presiden Terdengar di Gerbang Chinatown Jakarta

1 Juli 2022 - 12:21 WIB

Lepas 450 CJH Asal Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi: Saya Menitip Doa untuk Kota Ini

1 Juli 2022 - 06:04 WIB

Anies Berharap Gapura Chinatown Jadi Simbol Persatuan dan Kesetaraan di Jakarta

1 Juli 2022 - 05:43 WIB

Prof Dr Dyah Sawitri Jabat Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur

30 Juni 2022 - 21:42 WIB

Sore Ini, Gubernur Anies Resmikan Gerbang Chinatown Jakarta

30 Juni 2022 - 10:10 WIB

Trending di kempalanggun