Selasa, 2 Juni 2026, pukul : 12:01 WIB
Surabaya
--°C

Filosofi Tawon AKP Setiawan: Warisan Kondusifitas Kompi 4 Bataliyon A Pelopor Menuju Den Gegana

SIDOARJO-KEMPALAN: Komitmen Korps Brigade Mobil (Brimob) dalam menjaga keamanan negara bukan sekadar urusan taktis di lapangan, melainkan manifestasi dari kepemimpinan yang berkarakter dan membumi. Hal tersebut tecermin kuat dalam acara tasyakuran purnatugas Komandan Kompi (Danki) 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jatim, AKP Setiawan, S.H., yang digelar di Markas Komando (Mako) Kompi 4, Medaeng, Waru, Sidoarjo, Senin (1/6/2026) malam.


Acara yang berlangsung sederhana namun sarat makna ini bertepatan dengan momentum historis Hari Lahir Pancasila, sekaligus atmosfer perjuangan Tim Nasional (Timnas) U-19 dalam merebut takhta juara AFF. Sinergi momentum ini menegaskan kembali semangat nasionalisme dan pengorbanan yang menjadi napas utama Korps Baret Biru.
AKP Setiawan, S.H., yang telah memimpin Kompi 4 Batalyon A Pelopor selama 15 bulan 5 hari, menyampaikan pesan bijak yang mendalam melalui pemutaran video selayang pandang.

Di hadapan seluruh jajaran, perwira pertama ini mengulas kembali memori pengamanan paling krusial sepanjang kepemimpinannya, yakni eskalasi massa saat demonstrasi penolakan RUU TNI. Di bawah komandonya, pengamanan yang berjalan dahsyat dan sarat tekanan tersebut berhasil dikelola dengan aman, lancar, dan kondusif tanpa mengorbankan sisi humanis.

BACA JUGA  HEBOH!: "Ngegas Poll, Bleyer Poll, Keren Poll ‘Jayandaru Vol 1 2026’ Buktikan 2T Bukan Sekadar Kebisingan, Tapi Ekonomi dan Disiplin"


Dalam refleksi kepemimpinannya, AKP Setiawan secara presisi memaparkan “Filosofi Tawon” yang selama ini menjadi fondasi moral pasukannya bertugas.
“Brimob itu harus seperti lebah. Kita hanya mengambil saripati kebaikan, lalu mengolahnya menjadi kemaslahatan yang madunya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Lebah tidak pernah mematahkan ranting rapuh yang dihinggapinya. Artinya, kehadiran kita jangan sampai merusak atau menyakiti rakyat. Namun, filosofi ini juga memiliki batas tegas: jangan sekali-kali mengusik lebah. Jika hukum dan kedaulatan negara diganggu, ke manapun perusuh itu bersembunyi, bahkan hingga ke dasar bumi, Brimob akan mengejar dan menindak tegas!” ujar AKP Setiawan dengan nada komando khas Brimob yang menggelegar, disambut gemuruh siap dari para personel.


Prinsip doktrinal tersebut linier dengan slogan yang melekat erat pada sosoknya: “Ada masalah, Brimob hadir. Negara tidak boleh kalah!”

Sebuah penegasan bahwa kehadiran Brimob adalah jawaban mutlak atas segala bentuk ancaman faktual di wilayah hukum Polda Jatim.
Suasana haru tak terbendung saat perwakilan anggota dan Bhayangkari menyampaikan kesan-pesan. Barada Ryan, yang mewakili korps tamtama Kompi 4, mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas berpindahnya sang komandan.

BACA JUGA  Kanit Binmas Polsek Porong Pantau Lahan Jagung di Desa Kesambi


“Banyak ilmu kepemimpinan, ketegasan, dan kebijaksanaan dari Komandan yang belum sepenuhnya kami serap. Beliau bukan hanya pemimpin, tapi mentor terbaik kami di lapangan,” ungkap Barada Ryan dengan tegap namun bergetar.
Keharuan memuncak saat perwakilan Ibu Bhayangkari Kompi 4 memberikan sepatah kata. Ketangguhan istri abdi negara tersebut nyaris luruh, tak mampu berkata-kata banyak karena air mata haru melepas kepergian sosok pimpinan yang mengayomi. Mereka hanya mampu merapalkan doa agar di tempat penugasan yang baru, AKP Setiawan senantiasa diberikan kelancaran, perlindungan, dan tetap amanah.
Estafet kepemimpinan ini akan memasuki babak baru melalui upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) resmi yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 3 Juni 2026, di Mako Kompi 4 Batalyon A Pelopor Medaeng.

AKP Setiawan, S.H., selanjutnya dipercaya mengemban tugas baru yang lebih spesifik dan berisiko tinggi di kesatuan elite Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim, yang bermarkas di Jalan Gresik, Surabaya. Rekam jejak kepemimpinan berbasis filosofi lebah di Kompi 4 kini menjadi warisan berharga (legacy) yang memperkuat kesiapan operasional Satbrimob Polda Jatim ke depan.(Ambari Taufiq/M Fasichillisan).

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.