Kamis, 9 Juli 2026, pukul : 10:07 WIB
Surabaya
--°C

Keren, Arek Krembung Ini Raih Medali Emas SEA Games 2021

HA NOI-KEMPALAN: Sidoarjo patut bangga dengan pencapaian atlet-atletnya yang bertarung membela Indonesia dalam ajang SEA Games 2021 Vietnam. Salah satunya atlet voli pantai putra Mochammad Ashfiya. Pevoli pantai yang berasal dari Krembung itu pun ikut menyumbangkan medali emas bagi Merah Putih.

Berpasangan dengan Ade Chandra Rachmawan dalam pasangan Indonesia 1, Ade/Ashfiya dapat mengandaskan perlawanan pasangan dari Thailand J Surin/N Banlue dengan skor 21-13, 21-18), Jumat (20/5).

Sukses pasangan Indonesia 1 itu pun mampu dilanjutkan oleh pasangan Indonesia 2 Gilang Ramadhan/Rendy Verdian Licardo yang tampil perkasa setelah menang  21-17 21-15 melawan T. Pyhak/T. Poravid.

’’Alhamdullilah dua tim putra kami bermain bagus hari ini. Modal untuk juara kita harus main baik dengan taktik dan strategi,” kata Manajer Tim Voli Pantai Indonesia Slamet Muljono. Tapi sayangnya hasil serupa gagal diikuti di kategori beregu putri.

BACA JUGA  GREEN FORCE PERSEBAYA 2026-2027

Tim yang diperkuat Dhiya Juliana, Nur Artika Sari, Putu Dini Jasita, dan Sari Hartati takluk dengan skor 0-2 dari Thailand. ’’Anak-anak putri juga main bagus, tetapi memang kalah jam terbang-nya. Dalam keadaan pandemi dua tahun tak ada tryout dan latihan last minute. Saya tetap bangga dengan penampilan mereka,” terang Slamet.

Meski demikian, torehan ini tidak membuat tim voli pantai Indonesia puas. Mereka pun langsung mengalihkan fokusnya ke kualifikasi Olimpiade 2024. Cabor voli pantai memang berambisi mengirim wakilnya ke Olimpiade. Terakhir kali hal itu terjadi pada edisi 1996.

Ada dua jalur yang bisa ditempuh voli pantai untuk berlaga di Olimpiade 2024 nanti. Yaitu lewat ranking dunia (17 peringkat teratas) atau lewat kualifikasi zona Asia-Oceania. Tim voli pantai Indonesia ingin memaksimalkan kedua jalur itu.

BACA JUGA  Muhammad Nabil Ubah Wajah Olahraga Jatim: Sport Intelligence Bukan Opsi, Melainkan Keharusan untuk Raih Medali

“Semoga emas ini bisa menjadi jalan bagi kami untuk menuju panggung Olimpiade lagi. Kami tengah menyiapkan proposal karena kualifikasi tour series akan dimulai setelah Kejuaraan Asia pada Juli mendatang,” kata Slamet.

“Memang biayanya besar karena setidaknya kita harus ikut 12-15 tur untuk mengumupulkan poin Olimpiade, Tapi, Insya Allah jika anak-anak ini diberikan kesempatan, mereka bisa membuktikannya untuk bisa mengikuti jejak seniornya turun di Olimpiade,’’ tambahnya. (NOC Indonesia, Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.