Kamis, 4 Juni 2026, pukul : 16:30 WIB
Surabaya
--°C

People Power

KEMPALAN: SETELAH lebaran musim demo dimulai lagi. Sewaktu Ramdhan sudah ada beberapa kali demo, tapi berhenti ketika lebaran tiba. Biasanya, setiap 1 Mei para pekerja dan buruh memperingati May Day dengan melakukan demo ramai-ramai. Kali ini demo ditunda karena berbarengan dengan lebaran.

Demo ditunda sampai 14 Mei. Kabarnya bakal besar-besaran. Said Iqbal pemimpin para buruh yang juga ketua parpol buruh mengklaim bakal menurunkan 50 ribu buruh untuk ikut demo. Kabar lain menyebutkan bakal ada 100 ribu buruh yang turun ke jalan.

Kabar susulan menyebutkan bahwa rangkaian demo akan berlanjut pada 19 Mei dan terus menyambung sampai 21 Mei. Kali ini momentumnya dikaitkan dengan peringatan pengunduran diri Pak Harto dari kursi kepresidenan pada 21 Mei 1998. Momen itu menjadi puncak gerakan reformasi mahasiswa yang berhasil menghentikan kekuasaan Pak Harto yang sudah berlangsung selama 21 tahun.

Momentum reformasi juga menjadi salah satu gerakan rakyat yang berhasil menurunkan rezim yang otoriter, dan tercatat sebagai salah satu gerakan rakyat yang paling sukses di dunia. Selama kurun waktu dua dekade sebelum pergantian milenium, tercatat ada tiga gerakan rakyat yang berhasil menumbangkan rezim otoriter, Revolusi Iran 1979, People Power Filipina 1986, dan Reformasi Indonesia 1998.

BACA JUGA  Filosofi Tawon AKP Setiawan: Warisan Kondusifitas Kompi 4 Bataliyon A Pelopor Menuju Den Gegana

BACA JUGA: Presiden Bongbong

Ketiganya mempunyai karakter gerakan yang berbeda, tetapi hasilnya sama-sama bisa menggulingkan penguasa otoriter yang sangat kuat. Revolusi Iran dipimpin langsung oleh pemuka agama Islam bermazhab Syiah, Ayatullah Khomeini. Pemimpin kharismatis ini bisa menggerakkan seluruh negeri dari tempat pengasingannya di Paris untuk melawan rezim Syah Reza Pahlevi yang mendapat dukungan mutlak dari Amerika Serikat.

Revolusi Filipina dikenal sebagai Revolusi EDSA, singkatan dari Epinaion de los Santos Avenue, sebuah jalan di Metro Manila yang menjadi pusat demonstrasi berbulan-bulan secara damai. Beda dengan Revolusi Iran yang berdarah-darah Revolusi Filipina hampir tidak ada tetesan darah sama sekali.

Meski demikian, Revolusi Filipina yang menumbangkan Presiden Ferdinand Marcos yang sudah berkuasa selama 21 tahun itu meminta tumbal politik kematian politisi populer Benigno Aquino, yang ditembak mati oleh tentara suruhan Marcos pada 1983 sekembali dari eksil di Amerika.

Kematian Benigno ‘’Ninoy’’ Aquino yang tragis di tangga pesawat di tarmac bandara Manila menjadi semacam minyak yang menyiram api. Alih-alih takut, rakyat malah menjadi sangat berani dan berduyun-duyun dalam jumlah ratusan ribu turun ke EDSA untuk memprotes Marcos.

BACA JUGA  HEBOH!: "Ngegas Poll, Bleyer Poll, Keren Poll ‘Jayandaru Vol 1 2026’ Buktikan 2T Bukan Sekadar Kebisingan, Tapi Ekonomi dan Disiplin"

Rakyat Iran yang mayoritas bermazhab Syiah mendapatkan kekuatan semangat perlawanan oleh kepemimpinan Khomeini yang sekaligus menjadi pemimpin gerakan politik. Rakyat Filipina yang mayoritas Katolik mendapatkan kekuatan spiritual dari Kardinal Sin, pemimpin Katolik tertinggi Filipina. Restu dan dukungan Kardinal Sin terhadap gerakan rakyat Filipina menjadi kunci utama kejatuhan Marcos.

Kunci lainnya adalah kekuatan militer Filipina yang dipimpin oleh Jenderal Fidel Ramos, yang ketika itu juga mendukung gerakan rakyat setelah melihat gelombang yang tidak terbendung lagi. Dua kunci kekuatan ini, agama dan militer, menjadi kunci utama kejatuhan Marcos.

Revolusi Iran jauh lebih berdarah dan keras dibanding Filipina. Ratusan orang meninggal akibat kekejaman polisi rahasia Savak. Tidak diketahui jumlah korban yang sesungguhnya karena Savak melakukan penculikan dan pembunuhan diam-diam. Revolusi Iran dicatat sebagai salah satu revolusi terbesar dalam sejarah dunia dan bahkan disejajarkan dengan Revolusi Prancis pada 1789 dan Revolusi Bolsevik di Rusia pada 1917.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.