Minggu, 31 Mei 2026, pukul : 08:29 WIB
Surabaya
--°C

Filosofi Rendang

Cabe melambangkan para alim ulama, pemimpin agama, imam, ustad yang secara tegas mengawal nilai-nilai syariah dalam kehidupan masyarakat Minang. Dan bumbu masak melambangkan seluruh masyarakat Minangkabau.

Eksotisme rendang yang memukau para foodies tersaji lewat teknik memasaknya yang rumit dan aromanya yang berlimpah rempah. Memasak rendang memang tidak bisa sembarangan. Butuh kesabaran dan kegigihan dalam mengaduk, serta kebijaksanaan dalam mengatur suhu api.

Selain itu, kebijaksanaan juga diperlukan dalam memilih bahan-bahan seperti daging, cabai, dan rempah-rempah lain untuk mencapai cita rasa yang diinginkan.  Di Sumatra Barat sendiri saat ini setidaknya ada lebih dari 250 resep rendang yang berbeda. Tiap desa memiliki resep rendangnya masing-masing.

BACA JUGA  Memutus Tradisi Fraud: Gresik Sabet Rekor WTP 11 Kali Beruntun di Tengah Badai OTT Jawa Timur

Malaysia dan beberapa negara tetangga juga memiliki menu tradisional serupa rendang. Namun umumnya sajiannya lebih berkuah. Rendang Indonesia begitu khas dengan kuahnya yang cenderung kental bahkan kering, berwarna lebih pekat. Dan karena itulah rendang menjadi sajian yang tahan lama. Rasanya juga lebih gurih dengan aroma rempah yang “menggigit”.

Siapapun yang menyantapnya akan langsung berteriak,”Tambuah ciek…!”. (*)

Gordon Ramsay di Padang.
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.