No Name
Om mirza, Sebenarnya pemerintah sdh kasih kesempatan bagi pengusaha. Yaitu adanya DMO. Tapi kenyataan dilapangan beda. Pengusaha sedikitpun nggak ada empati buat rakyat. Ditambah pejabat korup pula. Saya yakin kebijakan presiden kali ini hanya shock terapi. Setelah dirasa semua wajar maka presiden akan mencabut peraturan ini. Terlepas dari plus minus, semua kebijakan pasti ada resikonya. Utk itu, saya sangat mendukung kebijakan presiden kali ini.
Do’a yang kurang lebih mewakili seluruh rakyat Indonesia. Semoga pak menko tidak mencabutnya lagi seminggu kemudian. Sampai harga kembali normal.
Rank Bukik
Ayo gelar tikar, mari kita tonton rame-rame serial “The Good Cop, Bad Cop “.. pengen tahu ending nya gimana.. ( nonton sambil senyum yg dimencep-mencepkan , gak boleh komen, gak boleh protes … percuma !!!)
No Name
Mari kita tebak berapa lama keputusan ini akan dijalankan. Dan apakah pak menko akan intervensi. Kalau tebakan saja 5 hari. Yang penting hero sudah keluar, tayangan bioskop selesai. Dan tidak ada intervensi. Karena menkonya bukan spesialis lahan sawit, tapi batu bara. Wkwkwk….
No Name
Nanti buku Sejarah Indonesia akan mencatat. Pada saat pandemi ketika harga minyak goreng naik tinggi akibat perang Rusia vs Ukraina. Dan untuk membelinya rakyat harus antri . Ada seorang Presiden yang tegas dan berani menjewer kuping para pengusaha sawit dengan Melarang Ekspor Minyak Goreng dan bahan bakunya. Now, biarlah mereka yang merayu rakyat konsumen membeli minyak goreng dengan harga murah dan berlimpah. Keputusan Sapu jagat Presiden akan membuat para pengusaha sawit belajar empati. Jangan hanya mau untung sendiri dan tega membuat ibu ibu untuk beli saja harus antri.
Teguh Wibowo
Bisa jadi bukan minyak gorengnya yg terlalu mahal. Mungkin anda saja yg memang terlalu miskin… Hehe.. canda pak..
No Name
Bapak Presiden marah? Suatu hari, tiba2 istri saya marah. Wajahnya cemberut. Pagi2 biasanya saya dibuatkan kopi, tapi pagi itu tidak. Aneh. Saya mulai berpikir, apa salah saya? Saya ini tipe suami yang baik, sulit memikirkan hal jahat apa yang telah saya lakukan pada istri. Hahahaha…. Ooooalah……. Sore hari baru saya ingat….. Ternyata tadi malam kami sudah janjian, tapi saya ketiduran. Dia terlanjur berharap dan menunggu. Terlanjur pakai wangi wangian…. Memang salah saya….. Mungkin Pak Pres juga, sudah sering dikasih janji. Namun selalu gak ditepati, janji dibayar janji.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi