Minggu, 12 Juli 2026, pukul : 04:02 WIB
Surabaya
--°C

Perluas Pasar Anggrek, PPAU Fakultas Teknobiologi UBAYA Pameran di Surabaya Orchid Party

SURABAYA-KEMPALAN: Surabaya Orchid Party Volume 2 kembali dihelat oleh Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Surabaya Raya pada 12-21 Agustus 2022 di Atrium PTC lantai ground, Surabaya Barat. Salah satu peserta pameran anggrek ini adalah Pusat Pembibitan Anggrek UBAYA (PPAU).

Agatha Sullivania Kurniadi, mahasiswi Fakultas Teknobiologi Universitas Surabaya (UBAYA) angkatan 2018 yang bertugas di stan PPAU mengungkapkan, pameran yang diikuti PPAU bertujuan mengenalkan PPAU kepada masyarakat luas sekaligus menyosialisasikan PPAU kepada komunitas anggrek di Surabaya dan sekitarnya. “Banyak yang datang ke stan PPAU, mulai dari pengunjung mall PTC, masyarakat umum dari segala kalangan, pecinta anggrek, hingga kolektor anggrek,” terang Tata, panggilan akrab Agatha.

Ketua Pusat Pembibitan Anggrek UBAYA (PPAU) Fakultas Teknobiologi UBAYA Dr.rer.nat. Sulistyo Emantoko D.P., S.Si., M.Si. yang juga Dekan Fakultas Teknobiologi UBAYA mengatakan pameran adalah momen yang tepat bagi untuk mengenalkan produk-produk hasil aplikasi ilmu bioteknologi kepada masyarakat luas.

Adapun acara yang diselenggarakan oleh PAI Surabaya Raya meliputi pameran, bazaar, kompetisi, talkshow, dan workshop. Pada pameran kali ini, PPAU terlibat dengan membuka stand dan photo booth, sekaligus mengisi talkshow dan menyelenggarakan workshop.

Talkshow dan workshop yang diselenggarakan PPAU adalah talkshow bersama Agatha Sullivania Kurniadi (mahasiswa Fakultas Teknobiologi angkatan 2018) dengan topik “Mengenal induksi mutasi pada anggrek.” Selain itu, terdapat workshop bersama Dolly Irnawati Neno, S.Pd, M.Si. bertopik “Anggrek 101: Cara mudah dan cepat aklimatisasi anggrek.”

Ketua Pusat Pembibitan Anggrek UBAYA (PPAU) Fakultas Teknobiologi UBAYA Dr.rer.nat. Sulistyo Emantoko D.P., S.Si., M.Si. yang juga Dekan Fakultas Teknobiologi UBAYA mengatakan pameran adalah momen yang tepat bagi untuk mengenalkan produk-produk hasil aplikasi ilmu bioteknologi kepada masyarakat luas.

“Selanjutnya PPAU akan ikut serta dalam pameran anggrek terbesar se-Asia Tenggara, yakni East Java Orchid Show. Kami menargetkan omzet penjualan Rp20 juta dalam pameran kali ini dengan produk yang dijual mulai dari anggrek bulan, anggrek dendrobium, kultur anggrek dalam botol, seedling anggrek bulan, vanda, cattleya, dendrobium, pupuk, dan perlengkapan perawatan anggrek,” terang dia.

BACA JUGA  Mengapa Penderita NPD Tidak Betah di Hubungan yang Nyaman

Agatha menilai, pemeran anggrek yang berlangsung sangat menarik. “Booth PPAU ramai dan diminati. PPAU sangat terbuka untuk pengunjung yang ingin belajar cara merawat anggrek. Adapun talkshow yang saya bawakan pada 16 Agustus 2022 adalah mengenai skripsi saya. Ini akan memberi wawasan baru ke masyarakat luas bahwa melalui aplikasi bioteknologi bisa didapatkan variasi anggrek baru secara lebih cepat dan lebih beragam,” papar Agatha.

Senada dengan Tata,  staff yang menjaga booth PPAU Hen Esterina mengungkapkan tanaman anggrek bisa menarik berbagai kalangan dan segala umur. “Pengunjung tertarik tanaman anggrek mulai dari anggrek yang masih seedling hingga anggrek dewasa. Meskipun anggrek belum berbunga pun, ada pelanggan yang suka,” kata Esterina.

Ketua Pusat Pembibitan Anggrek UBAYA (PPAU) Fakultas Teknobiologi UBAYA Dr.rer.nat. Sulistyo Emantoko D.P., S.Si., M.Si. yang juga Dekan Fakultas Teknobiologi UBAYA mengatakan pameran adalah momen yang tepat bagi untuk mengenalkan produk-produk hasil aplikasi ilmu bioteknologi kepada masyarakat luas. “Masyarakat bisa mendapatkan gambaran apa sih yang bisa didapatkan dengan belajar ilmu-ilmu di bioteknologi,” tutur Emantoko.

BACA JUGA  Pemkot Surabaya Ajak Komunitas Ramaikan SUBEC Creative Hub
Ketua Pusat Pembibitan Anggrek UBAYA (PPAU) Fakultas Teknobiologi UBAYA Dr.rer.nat. Sulistyo Emantoko D.P., S.Si., M.Si. yang juga Dekan Fakultas Teknobiologi UBAYA mengatakan pameran adalah momen yang tepat bagi untuk mengenalkan produk-produk hasil aplikasi ilmu bioteknologi kepada masyarakat luas.

Tiga Tahun Berturut-turut PPAU Raih Hibah Skim PPUPIK Kemendikbud Ristek

Pusat Pembibitan Anggrek UBAYA (PPAU) Fakultas Teknobiologi pada tahun 2020 dan 2021 lalu memeroleh kucuran dana hibah pengabdian masyarakat masing-masing sebesar Rp197 juta dan Rp 197 juta dari Kemendikbud Ristek. Hibah itu diperoleh melalui skim pendanaan multi-tahun Program Pengembangan Unit Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kemendikbud Ristek.

Tahun 2022 ini hibah yang sama kembali diraih oleh PPAU UBAYA. Berarti sudah tiga tahun berturut-turut–yakni 2020, 2021, dan 2022–PPAU UBAYA meraih pendanaan skim PPUPIK dari Kemendikbud Ristek. Sebagaimana diketahui, PPUPIK merupakan skim pendanaan untuk pengembangan unit usaha kampus yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Kemendikbud Ristek.

PPAU Fakultas Teknobiologi Universitas Surabaya adalah salah satu tempat budidaya anggrek terkemuka di Jawa Timur. Informasi lebih lanjut hubungi:

Tokopedia: pembibitananggrekubaya

Tautan: https://www.tokopedia.com/pembibitananggre

HP: +62823-3162-5897 (Bu Riya)

E-mail: biotek@unit.ubaya.ac.id. (*)

 

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.