Selasa, 9 Juni 2026, pukul : 06:34 WIB
Surabaya
--°C

Demo Armando

Keluarga ini sampai harus merantau ke Malaysia untuk mencari penghidupan.

Di Malaysia Ade-kecil merasa dihina-hina. Ia tidak bisa bahasa Inggris. Itu yang membuatnya dendam sehingga akhirnya gigih belajar bahasa itu. Bahkan setelah lulus UI, Ade kuliah S-2 di Amerika, di University of Florida —yang kampusnya antara Orlando dan Atlanta. Lalu kembali ke UI meraih gelar doktornya.

BACA JUGA: Solar, Curah

Sang ayah sebenarnya ingin Ade jadi diplomat. Ade pilih jadi dosen komunikasi di UI —antara lain pernah mengajarkan mata kuliah global communication.

Sebagai dosen, Ade disenangi mahasiswa. Cara mengajarnya pun sangat baik. Ilmu yang diajarkan juga sangat up-to-date.

Berapa nilai Ade sebagai dosen —skala 1 sampai 10?

“Bisa di skala 9,” kata dosen di sana. “Mungkin ia hanya kalah oleh Rocky Gerung,” tambahnya. (*)

Anda bisa menanggapi tulisan Dahlan Iskan dengan berkomentar http://disway.id/. Setiap hari Dahlan Iskan akan memilih langsung komentar terbaik untuk ditampilkan di Disway.

Komentar Pilihan Dahlan Iskan di Tulisan Berjudul Kembali S & N

BACA JUGA  PORKAB Sidoarjo 2026: Membuka Kran Regenerasi, Cetak Kerangka Emas Menuju Porprov X Jatim 2027 Surabaya

thamrindahlan

Perdana Menteri dari golongan orang kaya berpeluang membangun ekonomi negara untuk kesejahteraan rakyat. Ringkih tubuh banyak bergadang / Bagaimana hidup tidak susah / Azan subuh telah berkumandang / Mari tegakkan shalat berjamaah / Salamsalaman

Yulianto Anfa

Saya cm mau berkomentar, yg mau aktif berhiruk pikuk di dunia politik monggo, yg masih terus semangat peras keringat banting tulang mencari sesuap nasi untuk keluarga monggo. Asal jgn sampai ada yg peras keringat dan banting tulang hanya untuk berkuasa, kemudian menyengsarakan rakyatnya. Semua adalah pilihan dan kelak pasti akan dimintai pertanggung jawabannya. Sekian

Suharno Maridi

Sebenarnya negara2 Uni Eropa lebih dulu terpengaruh oleh perang Rusia – Ukraina. Tetapi oposisi dan masyarakat di sana lebih sehat. Perang berakibat beban Imran tambah berat mestinya semua komponen bahu-membahu. Dan itu Syarif & Kel mesti ambil pelajaran dari naik turunnya Nawaz. Perebutan kekuasaan secara paksa selalu menyimpan bara untuk kemudian hari. Akibatnya sulit stabil. Hari2 urus politik ngga sempat urus makan. Apalagi dgn adanya kasus korupsi yg masih proses tentu akan jd senjata bagi Bhuto cs.

BACA JUGA  FTBI Sidoarjo 2026: Merawat Aksara, Menggenggam Jati Diri Jawa

Agus Suryono

PENGUASA – PENGUSAHA Pengusaha kemudian menjadi penguasa.. Menurut saya masih OK Karena sebagai pengusaha, pasti dia memiliki kelebihan dalam pengambilan keputusan yang terkait ekonomi.. Jadi saya masih iyes.. PENGUASA – POLITISI Pilihan ini saya masih iyes Asal saat penyusunan Kabinet, sang Perdana, bisa bijak memilih para Menteri profesional yang bisa menutup kelemahan sang Perdana.. PENGUASA – PENGUSAHA – TERSANGKA Kalau ini, saya belum bisa bilang iyes Karena itu, kalau ini, biarlah mas Anang, BCL, Ari Laso, Maya Estianti dan Yudika yang memutuskan.. Saya absten..

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.