MOSKOW-KEMPALAN: Memasuki minggu kedua dari tindakan Rusia ke Ukraina, keadaan dunia internasional makin tambah menyengsarakan.
Terdapat beberapa kejadian penting yang terjadi pada hari ini yang sekaligus memasuki minggu kedua Operasi Miltier Rusia di Ukraina.
AS Resmi Stop Impor Minyak Rusia
AS secara Resmi memutuskan untuk berhenti menggunakan minyak impor dari Rusia.
Uni Eropa juga sejauh ini sudah memiliki rencana untuk memotong secara drastis suplai impor minyak dan gas dari Rusia bahkan hingga dua pertiga.
Sebagai dampaknya, pada saat ini, harga pasar global minyak semakin meningkat hingga menembus 126$/Barel.
Progres yang Sangat Lambat dalam Gerakan Rusia
Pada awalnya, Rusia mengalami progres yang sangat masif.
Sebagai contohnya, pada 2 Maret 2022, Rusia telah berhasil menduduki kota pelabuhan strategis yaitu Kherson di Laut Hitam.
Kemudian juga terdapat konvoi militer Rusia sepnajang 65 KM di Utara Kyiv.
Hingga peperangan intens di Kharkiv yang mendapatkan banyak perlawanan dari pihak Ukraina.
Namun pada saat ini, gerak Rusia semakin melambat.
Hal tersebut disebutkan oleh Badan Intelijen AS yaitu CIA bahwa pada dasarnya, Putin meremehkan kekuran Ukraina.
“Ia (Putin) sangat yakin bahwa ia telah melakukan modernisasi militernya dan dapat memenangkan peperangan dengan cepat, namun ia salah. Ia mengalami banyak kerugian pada saat ini” ucap direktor CIA yaitu William Burns.
(Muhamad Nurilham, diambil dari beberapa sumber)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi