Sabtu, 6 Juni 2026, pukul : 16:37 WIB
Surabaya
--°C

Blak-Blakan dengan Aktor Anwar Fuady, Urusan Menikah (Lagi) hingga Kapok Politik

“Benar. Tapi tidak ada urusan dengan menikah. Perubahan malah dilakukan seminggu setelah istri wafat. Itu ketentuan dinas kependudukan yang kita harus diikuti. Yang urus itu anak saya sendiri, kok,” papar Anwar.

Dari empat artis yang disebut, mana yang sebenarnya klop dengan Anda? “Nourma Yuanita !”

Kenapa?

“Dari segi umur dia paling muda, 57 tahun. Masih kuatlah untuk mengurus saya yang sudah berumur begini”.

Sudah pernah kontak dia?

BACA JUGA: Sekali lagi, tentang Negara Kalah Lawan Mafia Minyak Goreng

“Ah, gila! Nggak dong. Ini kan kita cuma berandai-andai. Nourma Yuanita kalau tahu bisa marah. Apa-apaan ini?”

Capek perang

Anwar Fuady tidak hanya menggeluti dunia film, tetapi juga dunia politik. Ia pernah mengklaim parpol yang dia menjadi anggota dan pengurus, sebanyak partai yang ada di Indonesia. Tak heran jika dia menyimpan semua jaket dari parpol yang ada. Yang jelas, Anwar tercatat sebagai salah satu pendiri Partai Demokrat bersama SBY, serta Roy Marten dan almarhum Sys NS dari kalangan artis. Pada tahun 2004, saat penyelenggaraan pertama kali Pemilihan Presiden (Pilpres) secara langsung dengan syarat yang masih mudah, ia juga maju berkontestasi untuk jabatan kepala negara. Anwar waktu itu mengawali dengan mengikuti Konvensi Partai Golkar. Di konvensi itu ia bersaing dengan Jenderal Wiranto, Surya Paloh, dan R Muladi, serta banyak lagi elit politik lainnya. Anwar kalah, namun namanya hingga kini dicatat sebagai satu-satunya artis film Indonesia yang pernah mencalonkan diri sebagai Presiden RI.

BACA JUGA  Moral – Spiritual Negara dan "Halu" Era Keemasan

Posisinya sekarang di Partai Hanura adalah Wakil Dewan Penasihat. Hanura adalah parpol anggota koaliasi pendukung Presiden Jokowi. Secara pribadi dia dapat digolongkan Jokowers alias pengagum berat Jokowi dunia akherat. Lihat saja profil picture ponselnya. Wajah Anwar dan Jokowi terpampang berdua hanya berjarak kurang 2 inci.

Anwar Fuady dengan Jokowi

Maju lagi dong di tahun 2024? “Nggak lah. Saya sudah tua. Mau istirahat, mau menikmati hari tua. Jalan-jalan keliling dunia. Capek ikut politik dari sejak muda sampai sekarang. Capek berperang. Saya stop ikut politik”.

Berarti akan mundur dari Partai Hanura?

BACA JUGA: MotoGP Mandalika: Ya Sudahlah, Rezeki Rara si Pawang Hujan

“Tidak. Itu lain. Tapi Hanura mungkin penghabisan. Selama Pak OSO (Oesman Sapta Odang) masih di sana, saya tetap. Saya cuma ikut dia kok. Kalau Pak OSO keluar yah saya ikut keluar”

BACA JUGA  Reformasi Kepemimpinan Sekolah Sidoarjo: Bebas Transaksi, Berbasis Domisili

Jadi tidak akan membantu Pak Jokowi kampanye untuk presiden priode ketiga?

“Tidak. Itu mustahil terjadi. Pak Jokowi tidak mau. Konstitusi juga tidak membolehkan. Pak Jokowi tahu kalau maju, namanya akan jatuh di dunia internasional. Diaggap tidak taat konstitusi. Akan digolongkan diktator. Makanya, saya yakin 1000% itu tidak akan terjadi.”

Lha? Dua menteri yang dekat sama Pak Jokowi, tiga ketum Parpol terus mengkondisikan Jokowi lanjut priode ketiga.

BACA JUGA: Astaghfirullah, Negara Kalah Lawan Mafia

“Lha. Pak Jokowi pernah bilang yang usul begitu serta perpanjangan jabatan tanpa pemilu sama dengan menjerumuskan dia. Saya pegang itu.”

Yakin tidak akan berubah?

”Sekali lagi saya yakin 1000% itu mustahil.”

Kalau menikah lagi?

”Hahaha kalau itu tidak mustahil. Insya Allah kalau dikasih jodoh.” (*)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.