Sabtu, 6 Juni 2026, pukul : 12:41 WIB
Surabaya
--°C

Akselerasi Ekonomi Digital, STIE YAPAN Surabaya dan IPBI Bali Satukan Sinergi Strategis

DENPASAR,BALI- KEMPALAN: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YAPAN Surabaya resmi menjalin kemitraan strategis dengan Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPBI) Bali. Langkah progresif ini ditandai melalui penandatanganan tiga dokumen kerja sama sekaligus, yakni Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MoA), dan Implementation Agreement (IA) di Ruang Rapat Gedung Rektorat IPBI Bali, Denpasar, Jumat (5/6/2026).
Kolaborasi lintas provinsi ini dirancang untuk menjawab tantangan megatren ekonomi digital dan transformasi industri pariwisata nasional.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan langsung oleh Ketua STIE YAPAN Surabaya, Gogi Kurniawan, bersama Rektor IPBI Bali, I Made Sudjana. Sementara itu, dokumen MoA disepakati oleh Ketua STIE YAPAN bersama Dekan Fakultas Pariwisata dan Bisnis IPBI Bali, diikuti penandatanganan IA oleh Ketua Program Studi Manajemen STIE YAPAN bersama Ketua Program Studi Bisnis Digital IPBI Bali.
Ketua STIE YAPAN Surabaya, Gogi Kurniawan, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah taktis institusi dalam memperkuat kapasitas kelembagaan melalui skema benchmarking dengan perguruan tinggi yang memiliki keunggulan komparatif. Ia menilai IPBI Bali sebagai mitra yang memiliki rekam jejak inovasi yang relevan dengan kebutuhan pasar modern saat ini.
“Melalui integrasi kompetensi ilmu ekonomi dari STIE YAPAN dan keunggulan sektor pariwisata global dari IPBI Bali, kami optimistis sinergi ini mampu melahirkan berbagai program kolaboratif yang berdampak nyata terhadap peningkatan mutu lulusan di kedua belah pihak,” ujar Gogi.

BACA JUGA  UAS UNESA 2025-2026

Bak gayung bersambut, Rektor IPBI Bali, I Made Sudjana, menekankan bahwa di era disrupsi, kemajuan institusi akademik tidak lagi ditentukan oleh kompetisi individual, melainkan kekuatan jejaring. Ia mengutip filosofi mendalam masyarakat Bali, Tan Hana Wong Sakti Sinunggal.
“Falsafah ini mengingatkan kita akan kerendahan hati bahwa tidak ada orang atau lembaga yang kuat sendirian. Kesuksesan selalu melibatkan peran pihak lain dan keselarasan alam semesta. Ketika kedua institusi saling bertukar pengetahuan, kita sedang mengakselerasi standar kualitas pendidikan tinggi di Indonesia,” tutur I Made Sudjana.
Dalam sesi diskusi yang dipandu oleh Wakil Rektor IV IPBI Bali, Ni Made Ayu Sulasmini, Wakil Ketua III STIE YAPAN, Miftahul Jannah, memaparkan tiga pilar utama yang menjadi inti taktis implementasi kerja sama ini. Fokus tersebut meliputi tata kelola Program Studi Bisnis Digital, peningkatan mutu publikasi melalui jurnal ilmiah bereputasi, serta penguatan inkubator bisnis sebagai laboratorium pencetak wirausaha muda.
Sektor kewirausahaan berbasis digital dan pariwisata dinilai menjadi motor penggerak krusial dalam pertumbuhan ekonomi nasional pascapandemi. Oleh karena itu, dalam jangka pendek, kedua belah pihak sepakat untuk langsung mengimplementasikan program pertukaran praktik baik (good practices), riset bersama (joint research), hingga inkubasi bisnis bagi mahasiswa.
Melalui penandatanganan tiga lapis dokumen perjanjian ini, STIE YAPAN Surabaya dan IPBI Bali berkomitmen membangun kemitraan berkelanjutan yang berorientasi pada hasil. Langkah ini diharapkan mampu menjadi pemantik model kolaborasi antarperguruan tinggi di Indonesia yang adaptif, aplikatif, dan berdampak luas bagi masyarakat. (M. Fasichullisan/Ambari Taufiq).

BACA JUGA  Polsek Prambon Dampingi Petani Kontrol Tanaman Jagung, Antisipasi Serangan Hama Ulat
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.