Ketua Umum Gereja Pentakosta GPdI: Anies Baswedan Sosok Pemimpin Nasional yang Toleran

waktu baca 2 menit
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menghadiri Musyawarah Besar Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) ke-34 di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat pada Kamis (17/3). Foto: Pemprov DKI

Jakarta-KEMPALAN: Ketua Umum Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) Pendeta Johny Weol menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai pemimpin yang toleran. Johny tak setuju jika Anies dianggap atau dilabeli sebagai sosok intoleran.

GPdI merupakan denominasi (aliran) gereja Pentakostal terbesar, tertua, dan memiliki cabang gereja terbanyak di Tanah Air hingga ke daerah-daerah pelosok dengan estimasi memiliki sekitar dua juta anggota jemaat dan lebih dari lima ribu gereja di seluruh Indonesia. GPdI pula yang menjadi cikal-bakal banyak gereja-gereja Karismatik dan Injili besar di Indonesia, seperti GBI (Gereja Bethel Indonesia), Tiberias, Mawar Sharon, dan Bethany.

Menurutnya, selama Anies memimpin Ibu Kota, gereja-gereja di Ibu Kota yang jumlahnya mencapai seribu lebih itu amat terbantu dengan Bantuan Operasional Tempat Ibadah (BOTI) dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Bahkan, selama Anies menjadi Gubernur DKI Jakarta banyak izin pembangunan gereja yang telah diberikan dan terbangun hingga diresmikan menjadi gedung gereja baru dari berbagai denominasi (aliran) gereja. Untuk pertama kalinya sejak Anies menjabat Gubernur, setiap tahun diadakan konser Natal Jakarta Christmas City di berbagai ruang publik di Jakarta dengan menggandeng komunitas gereja, yayasan, dan sekolah-sekolah Kristen.

“Jadi rumor mengenai beliau itu [intoleran], saya kira hal keliru. Sentuhan sosial beliau khususnya untuk gereja sangat berarti bagi kami. Saya masih ketua majelis daerah GPdI DKI Jakarta mewakili hampir 1.000 gembala, menyampaikan kepada pak Gubernur, terima kasih atas bantuan BOTI, Tuhan memberkati bapak, warga dan tugas-tugas kenegaraan,” kata Johny dilansir dari Antara, Senin (21/3).

Sementara Ketua Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Pendeta Jason Balompapueng memuji kepemimpinan Anies di DKI Jakarta yang menunjukkan sosok nasionalis.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur DKI Jakarta. Saudara boleh lihat kabar yang didengar saudara keliru (tentang label intoleran). Beliau ini sangat nasionalis, keluarga nasionalis, perekat persatuan bangsa,” ujarnya.

“Dengan Program BOTI menunjukkan beliau memegang komitmen dan seorang yang sangat berkomitmen terhadap toleransi dan menjaga kerukunan umat beragama pantas sebagai pemimpin. Tuhan kiranya memberkati Bapak Gubernur DKI Jakarta,” kata Jason menambahkan.

Jason pun berharap program BOTI yang dibuat Anies tersebut tak hanya berjalan di Jakarta, tetapi juga dapat diteruskan secara nasional. “Saya bermimpi bagaimana BOTI ini bisa menjadi program nasional di seluruh Indonesia,” ujarnya. (LKBN Antara/*)

Editor: Freddy Mutiara

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *