Sabtu, 16 Mei 2026, pukul : 00:52 WIB
Surabaya
--°C

Pengampunan Bagi yang Bertaubat

Bu Nyai DR. Hj. Mihmidaty Ya’cub

KEMPALAN : Didalam surat At-Tahrim ayat 8 Allah Swt berfirman yang artinya, “Wahai orang-orang yang beriman! Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak mengecewakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengannya; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil berkata, “Ya Tuhan kami, sempurnakanlah untuk kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan ampunilah kami; sungguh, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Ini adalah perintah dari Allah dalam Al-Qur’an kepada manusia untuk melakukan taubat dengan taubat nasuha; yaitu taubat yang bersih dan benar. Perintah Allah SWT dalam Al-Qur’an itu menunjukkan wajibnya pekerjaan ini, selama tidak ada petunjuk lain yang mengindikasikan pegertian selain itu. Sementara dalam ayat itu tidak ada petunjuk yang lain itu. Oleh karena itu kita harus berupaya menggapai dua tujuan pokok itu yaitu menghapuskan dosa-dosa dan masuk ke dalam surga.

Berulangkali Allah SWT mengingatkan kepada semua hamba-Nya untuk selalu bertaubat, karena hakekatnya manusia tempat salah dan dosa. Bertaubat merupakan perintah Allah SWT yang ditujukan secara terus menerus. Terutama bagi mereka yang ingin diampuni dosa-dosanya. Taubat yang dimaksud adalah taubat yang bisa menasehati dirinya yaitu taubat yang bisa menghentikan pelakunya dari perbuatan salah dan dosa

Taubat adalah salah satu ibadah yang paling dicintai Allah SWT, seperti firman-Nya dalam surat Al-Baqarah ayat 222 yang artinya, “Sungguh, Allah menyukai orang yang taubat dan menyukai orang yang menyucikan diri.” Memang sudah menjadi fitrah manusia untuk berbuat kesalahan. Hal ini telah disabdakan oleh Nabi Muhammad SAW, “Setiap anak Adam pasti berbuat dosa dan sebaik-baik pembuat dosa adalah mereka yang bertaubat.” (HR. Tirmidzi). Ampunan Allah SWT teramat luas bagi hamba-Nya yang mau bertaubat, selama dosa itu bukan menyekutukan Allah SWT. Allah SWT akan mengampuni sebesar apapun dosa itu.

Tidak sedikit ayat-ayat Al-Qur’an yang menyebutkan bahwa Allah SWT Maha Penerima Taubat diiringi dengan sifatnya yang Maha Penyayang. Oleh karena itu sudah seharusnya kita tidak boleh berputus asa. Ampunan dan rahmat Allah SWT sangatlah teramat besar. Bahkan Allah SWT telah memaklumi akan sifat kita selaku manusia yang suka berlebih-lebihan.

Pengampunan dari Allah SWT adalah tujuan utama dari pertaubatan itu. Kita meyakini bahwa Allah SWT adalah Maha Penerima Taubat, oleh karena itu kita harus meyakini pula bahwa Allah SWT pasti akan menerima taubat kita. Al-Qur’an dan hadits menjelaskan bahwa mereka yang bertaubat dengan tulus kepada Allah, mengakui dosa-dosa mereka, dan berkomitmen untuk tidak kembali lagi kepada dosa-dosa itu akan diampuni dosa-dosanya.

Pertaubatan yang tulus…

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.